BOGOR, KalderaNews.com – Kobi Education kembali menggelar workshop kuliah luar negeri dan simulasi IELTS untuk siswa SMA melalui program Kobi Goes to School. Kali ini, kegiatan tersebut diselenggarakan di Pesantren Terpadu Daaruttaqwa pada Selasa (27/01/2026) dan diikuti oleh 85 peserta dari kelas 12.
Kegiatan ini terdiri dari dua sesi, yaitu workshop kuliah S1 di luar negeri dan simulasi IELTS, khususnya untuk subtes Reading dan Listening.
Workshop dilakukan Kobi dengan tujuan memperkenalkan kuliah di luar negeri secara umum, seperti beasiswa dan berkas yang dibutuhkan bagi siswa yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri.
Dengan adanya acara ini, Kobi berharap makin banyak siswa/i Indonesia yang berani meraih impiannya untuk studi di luar negeri.
Tidak hanya itu, peserta juga mengikuti simulasi IELTS agar lebih familiar dengan tipe soal tes resminya.
Study Abroad Ternyata Butuh Banyak Persiapan!
Sesi pertama diawali dengan workshop bertajuk Unlock Your Future: Exploring Undergraduate Opportunities Abroad dibawakan oleh Kak Ferdiyan. Beliau adalah study abroad mentor di Kobi Education, sekaligus awardee dari salah satu beasiswa luar negeri ternama.
Pada sesi ini, Kak Ferdiyan membagikan pengalamannya selama berkuliah di University of Leeds.
Selain itu, beliau juga memberikan berbagai tips untuk study abroad. Mulai dari meminimalkan biaya studi di luar negeri, contoh beasiswa, hingga dokumen yang wajib dipersiapkan sejak kelas 10 hingga 12, dan perbedaan antara IELTS serta TOEFL.
Selain IELTS, standardized test seperti SAT, ACT, dan lainnya pun sering banget dijadikan sebagai syarat masuk kampus terbaik dunia, seperti Harvard University dan MIT.
Workshop pun ditutup dengan sesi QnA yang menjawab berbagai kebingungan para siswa Pesantren Daarut.

Adakan Simulasi IELTS, Para Peserta Jadi Familiar dengan Tipe Soal Aslinya!
Setelah Workshop, Kobi juga menyelenggarakan IELTS mock test bagi para murid Daaruttaqwa. Simulasi ini sendiri hanya menguji dua section yaitu Listening dan Reading.
Simulasi tes tersebut diselenggarakan untuk memberi gambaran pada siswa sebelum mengikuti tes IELTS resmi. Terlebih, tes IELTS tidak seperti tes bahasa Inggris yang diujikan di sekolah.
Alhasil, banyak peserta yang memuji kehadiran Kobi Goes to School. Soalnya, mereka merasa termotivasi setelah mengikuti acara ini.
“Aku sempat ada minat mau kuliah di luar negeri, tapi bingung caranya gimana. Dan ternyata di Kobi ini kita bakal diajarin dan dibimbing banget. Thank you, Kobi,” terang Malika, seorang peserta simulasi tes.
Enggak hanya itu, seorang siswa mengakui bahwa simulasi IELTS membantunya.
“Jadi tahu cara menjawab soal IELTS, pembawaannya asik dan seru,” kata salah satu peserta, Erich Rahman.
“Dari adanya seminar dan tes ini, kita jadi tahu apa yang harus dipersiapkan untuk kuliah ke luar negeri. Terima kasih untuk kakak-kakak dari Kobi Education,” ungkap seorang peserta lainnya, Sultan.
Tentunya, keberhasilan tersebut didukung oleh persiapan yang matang dan support yang baik.Melalui program persiapan studi ke luar negerinya, Kobi yakin bahwa akan makin banyak siswa yang berkuliah di kampus top dunia!
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply