
Aliansi UNJ Melawan menggelar aksi demo di Jalan Pemuda, Jakarta Timur. Arus lalu lintas terpantau padat merayap sore ini.
JAKARTA, KalderaNews.com – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi “UNJ Melawan” bersama elemen sivitas akademika menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran pada Jumat sore (12/6/2026).
Massa mengawali pergerakan dengan melakukan long march dari titik awal Kampus UNJ Rawamangun Muka, melintasi area lapangan golf, hingga berpusat di Jalan Pemuda, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur.
Berdasarkan pantauan langsung di lapangan pada pukul 15.50 WIB, massa aksi yang mengenakan pakaian hitam dibalut almamater hijau tosca bergerak bersama satu unit mobil komando.
BACA JUGA:
- Wacana Demonstrasi Besar di Bulan Juli Menggema, Ini Respons BEM SI
- Demo BEM UI Ditunggangi? Polisi: Tabrak Kami, Jika Memaksa ke Bundaran HI
- Indonesian Students Threaten to Launch “Reformation Part 2”: Jakarta on High Alert
Orator di atas mobil komando secara bergantian menyuarakan aspirasi menggunakan pengeras suara, sembari diikuti pengibaran bendera serta pembentangan spanduk kritik oleh peserta aksi.
Aksi ini membawa tajuk gerakan “UNJ Melawan” dan “Rawamangun Menggugat”, yang tidak hanya diikuti oleh kelompok mahasiswa tetapi juga dihadiri oleh sejumlah dosen universitas sebagai bentuk solidaritas akademik.
12 Tuntutan Demo UNJ: Soroti Isu Nasional hingga Masalah Internal Rektorat
Dalam unjuk rasa kali ini, massa aksi membawa total 12 poin tuntutan strategis. Sebanyak 10 poin ditujukan langsung kepada pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto, sementara 2 poin lainnya dialamatkan khusus untuk pihak rektorat kampus.
Berikut adalah rincian lengkap tuntutan dari Aliansi UNJ Melawan:
Tuntutan untuk Pemerintah Pusat (Isu Nasional)
- Stabilitas Ekonomi: Mendesak pembenahan dan penguatan nilai tukar rupiah.
- Bahan Pokok & Energi: Menurunkan harga bahan pangan pokok serta harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
- Kesejahteraan Guru: Mewujudkan peningkatan kesejahteraan bagi para tenaga pendidik.
- Anggaran Pendidikan: Memurnikan alokasi 20 persen APBN murni untuk sektor pendidikan.
- Kebijakan Negara: Menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta Koperasi Merah Putih.
- Reformasi Militer: Menuntut TNI untuk kembali ke barak (menolak militerisme).
- Hak Sipil: Menghentikan kriminalisasi terhadap generasi muda dan membebaskan seluruh tahanan politik.
- Status Kampus: Menghentikan skema Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH).
- Fasilitas Pendidikan: Mewujudkan sistem perguruan tinggi gratis, aman dari kekerasan seksual, dan demokratis.
- Isu Lingkungan: Menghentikan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dinilai merugikan kelestarian lingkungan.
Tuntutan untuk Pihak Rektorat UNJ
- Infrastruktur Kampus: Mempercepat penyelesaian pembangunan gedung SFD (Saudi Fund for Development) yang hingga kini dinilai mangkrak.
- Keadilan Finansial: Menuntut pengurangan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) agar kembali terjangkau bagi seluruh mahasiswa.
Dapat Dukungan Pengendara Melalui Klakson, Lalin Jalan Pemuda Macet
Menariknya, aksi demo ini memicu respons interaktif dari para pengguna jalan. Di tengah orasi, para mahasiswa membentangkan poster kreatif, salah satunya bertuliskan ‘Bunyikan Klakson Kalau Setuju MBG bubar’.
Pesan tersebut seketika disambut riuh oleh rentetan suara klakson dari para pengendara roda dua, mobil pribadi, hingga truk angkutan yang melintas di depan gerbang utama kampus.
Tidak sedikit dari pengendara yang melintas turut mengacungkan kepalan tangan keluar jendela sebagai bentuk simbolis dukungan moral terhadap tuntutan mahasiswa.
Hingga pukul 16.17 WIB, aksi unjuk rasa masih terus berlangsung secara kondusif namun padat. Arus lalu lintas di Jalan Pemuda dari arah Pulogadung menuju Matraman, serta dari arah Rawamangun menuju Pramuka terpantau mengalami penyempitan jalur dan tersendat. Pengendara diimbau hanya dapat menggunakan dua lajur paling kanan secara bergantian.
Guna mengantisipasi hambatan total, jajaran personel kepolisian dari Polsek Pulogadung dibantu Polres Metro Jakarta Timur telah disiagakan di lokasi untuk melakukan penjagaan ketat, mengamankan jalannya aksi, serta berupaya mengurai kepadatan arus kendaraan yang melintas. Pengendara yang hendak melewati kawasan Rawamangun disarankan untuk mencari rute alternatif guna menghindari titik kemacetan.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply