Viral Bullying Siswi SMP Negeri di Palembang, Ibu Korban Minta Keadilan

Bullying atau perundungan di sekolah. (Ist.)
Bullying atau perundungan di sekolah. (Ist.)
Sharing for Empowerment

Video dugaan bullying siswi SMP Negeri di Palembang viral. Korban mengalami luka, sementara ibu korban meminta keadilan.

PALEMBANG, KalderaNews.com– Video yang memperlihatkan dugaan perundungan terhadap seorang siswi SMP Negeri di Kota Palembang, Sumatera Selatan, viral di media sosial.

Dalam rekaman yang beredar, korban diduga menjadi sasaran kekerasan oleh teman sekolahnya hingga mengalami cedera di bagian kepala.

Video tersebut memperlihatkan korban dan terduga pelaku masih mengenakan seragam sekolah. Terduga pelaku tampak menjambak rambut korban sambil menyeretnya. Tangan korban juga terlihat ditarik dengan paksa.

BACA JUGA:

Perundungan dipicu masalah asmara

Selama kejadian berlangsung, korban tidak tampak melakukan perlawanan. Ia terlihat kesakitan dan kelelahan ketika terus diseret oleh pelaku.

Berdasarkan informasi yang beredar, dugaan perundungan itu dipicu persoalan asmara. Terduga pelaku disebut merasa cemburu karena mengira korban memiliki kedekatan dengan pacarnya yang merupakan teman sekelas.

Sebelum insiden terjadi, korban dikabarkan telah berusaha meminta maaf sekaligus menjelaskan bahwa dirinya tidak memiliki hubungan khusus dengan siswa tersebut. Namun, penjelasan itu diduga tidak diterima oleh pelaku.

Peristiwa itu diduga terjadi pada Kamis (9/7/2026) di area belakang sekolah setelah korban diajak oleh pelaku. Di lokasi tersebut, aksi perundungan diduga berlangsung dan direkam hingga videonya menyebar luas di media sosial.

Polisi benarkan adanya perundungan di SMP Negeri Kota Palembang

Kapolsek Ilir Barat I Palembang, Kompol Fauzi Saleh, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa kasus itu kini masih diselesaikan melalui proses mediasi yang melibatkan pihak sekolah, keluarga korban dan pelaku, pemerintah setempat, aparat keamanan, Dinas Pendidikan, serta Komisi Perlindungan Anak (KPA) Kota Palembang.

Akibat kejadian tersebut, korban dilaporkan mengalami sakit di bagian kepala serta sejumlah luka akibat tindakan yang diduga dilakukan pelaku.

Sementara itu, ibu korban, Leni, tak kuasa menahan tangis saat menceritakan peristiwa yang dialami putrinya berinisial AL (13).

Ia berharap sekolah memberikan sanksi tegas dengan memberhentikan pelaku berinisial SN (12) karena khawatir kejadian serupa kembali terulang.

Orang tua korban berharap pelaku ditindak tegas oleh sekolah

Leni menegaskan dirinya tidak ingin memindahkan putrinya ke sekolah lain. Menurutnya, AL sudah merasa nyaman bersekolah di sana dan kini telah naik ke kelas IX sehingga tidak ingin harus beradaptasi kembali di lingkungan baru.

Selain mengalami nyeri di bagian kepala akibat rambut dijambak, korban juga mengeluhkan sakit di bagian perut setelah diduga ditendang oleh pelaku.

Leni juga mengungkapkan bahwa putrinya sempat menceritakan adanya upaya pelaku untuk mendorongnya ke dalam parit.

Korban berhasil mempertahankan diri sehingga tidak terjatuh, meski telapak tangannya terluka saat menahan tubuh di bibir parit.

Sebelum kejadian, lanjut Leni, putrinya juga sempat menerima ancaman. Korban diminta tetap datang ke sekolah dan diberi tahu bahwa dirinya akan tetap dicari apabila tidak hadir pada hari itu.

merasa tertekan, AL akhirnya datang ke sekolah dan menemui pelaku seperti biasa, namun justru diduga menjadi korban perundungan.

Menurut Leni, aksi tersebut direkam menggunakan telepon genggam milik pelaku dengan bantuan temannya. Saat kejadian berlangsung, terdapat beberapa siswa lain di lokasi, namun tidak ada yang berusaha menghentikan tindakan tersebut.

Meski telah mengikuti proses mediasi bersama pihak terkait, Leni berharap sekolah tetap menjatuhkan sanksi tegas kepada pelaku agar putrinya dapat kembali belajar dengan rasa aman tanpa dihantui kejadian serupa.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*