Cek daftar wilayah berpotensi hujan lebat & angin kencang 1-2 Agustus 2026 dari BMKG. Waspadai bibit siklon 94W!
JAKARTA, KalderaNews.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan imbauan kewaspadaan terkait potensi hujan sedang hingga lebat serta angin kencang di beberapa wilayah Indonesia pada Sabtu, 1 Agustus 2026, dan Minggu, 2 Agustus 2026.
BACA JUGA:
- Kiamat Iklim Mengintai, Super El Nino 2026 Mengancam!
- Jakarta Dikepung El Nino “Godzilla”, Panas Jadi Petaka Kesehatan
- Apa itu El Nino yang Bikin Kemarau Makin Panas dan Panjang?
Meskipun saat ini sebagian besar wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau, ditandai dengan fenomena El Nino kuat (indeks Nino 3.4 bernilai $+2.26$ dan SOI $-28.2$) yang menekan pertumbuhan awan hujan hingga 91,43 persen wilayah, beberapa fenomena atmosfer lokal dan regional masih memicu potensi cuaca ekstrem.
Penyebab Terjadinya Hujan di Tengah Musim Kemarau
Menurut analisis BMKG, adanya potensi hujan lebat lokal di tengah fenomena El Nino disebabkan oleh kombinasi beberapa gangguan atmosferik:
Bibit Siklon Tropis 94W: Terpantau di Samudra Pasifik sebelah utara Papua Barat, memicu konvergensi dan konfluensi (penumpukan massa udara) di perairan utara Indonesia.
Gelombang Atmosferik: Aktivitas Gelombang Ekuatorial Rossby dan Kelvin melintasi wilayah Sumatra dan Kalimantan.
Madden-Julian Oscillation (MJO): Memasuki wilayah Indonesia bagian timur dan mendukung pembentukan awan konvektif.
Daftar Wilayah Berpotensi Cuaca Ekstrem (1–2 Agustus 2026)
- Sabtu, 1 Agustus 2026
Wilayah Berpotensi Hujan Sedang hingga Lebat:
Aceh
Sumatra Utara
Sumatra Barat
Kepulauan Riau
Sumatra Selatan
Jawa Barat
Sulawesi Tengah
Papua Barat
Wilayah Berpotensi Angin Kencang:
Bali, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku, Papua Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara.
- Minggu, 2 Agustus 2026
Wilayah Berpotensi Hujan Sedang hingga Lebat:
Aceh
Jambi
Lampung
Kalimantan Barat
Kalimantan Utara
Sulawesi Utara
Sulawesi Tengah
Wilayah Berpotensi Angin Kencang:
Maluku, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara.
Peringatan Gelombang Tinggi untuk Aktivitas Pelayaran
BMKG juga mengingatkan adanya peningkatan kecepatan angin permukaan di sejumlah perairan yang berpotensi memicu gelombang tinggi. Pelaku aktivitas kelautan dan nelayan diimbau untuk waspada, terutama di wilayah berikut:
Wilayah Perairan Waspada Gelombang & Angin Kencang: Laut Andaman, Laut China Selatan, Selat Karimata, Laut Jawa, Samudra Hindia selatan Jawa hingga selatan NTT, Laut Flores, Laut Banda, Laut Seram, Laut Arafura, serta perairan utara Indonesia akibat pengaruh Bibit Siklon Tropis 94W.
Himbauan Kesiapsiagaan Bagi Masyarakat
Untuk mengantisipasi dampak dari potensi cuaca ekstrem secara mendadak, masyarakat disarankan untuk:
Waspadai Bencana Hidrometeorologi: Bersiap terhadap risiko banjir genangan, pohon tumbang, serta tanah longsor di area berbukit.
Periksa Ketahanan Bangunan: Memastikan atap rumah dan papan reklame dalam kondisi kokoh untuk mengantisipasi hempasan angin kencang.
Pantau Pembaruan Resmi BMKG: Selalu memantau perkembangan cuaca terkini secara real-time melalui aplikasi InfoBMKG atau kanal resmi BMKG.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com


Leave a Reply