
Pahami arti desil 1-10 dalam data bansos pemerintah. Cek kategori tingkat kesejahteraan dan cara cek status desilmu!
JAKARTA, KalderaNews.com – Istilah desil belakangan ini ramai diperbincangkan publik, terutama setelah pemerintah menjadikan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai acuan penyaluran berbagai program bantuan sosial (bansos) hingga wacana kebijakan BBM bersubsidi.
Namun, masih banyak masyarakat yang belum memahami secara pasti apa itu desil dan bagaimana pemeringkatannya ditentukan.
Apa Itu Desil?
Desil adalah pengelompokan masyarakat ke dalam 10 kelompok berdasarkan posisi relatif tingkat kesejahteraan sosial ekonominya. Setiap kelompok mencakup sekitar 10 persen dari total populasi.
BACA JUGA:
- Viral! Salah Data Desil Buat Mahasiswi Unesa Kesulitan Dapat Beasiswa
- Gaji UMR Masuk Desil 9 Kelompok Kaya? Kontroversi Desil dan Penjelasan BPS
- Kamu Harus Tahu! Penerima KIP Kuliah 2026 Berdasarkan Desil DTSEN, Apaan Tuh?
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa desil bukan ukuran mutlak kemiskinan atau jumlah pendapatan seseorang, melainkan angka pemeringkatan relatif suatu keluarga jika dibandingkan dengan keluarga lainnya.
Urutan Kategori Desil 1 sampai 10
Semakin kecil angka desil, semakin rendah tingkat kesejahteraan relatifnya. Sebaliknya, semakin besar angkanya, semakin tinggi posisi tingkat kesejahteraannya.
- Desil 1: 10% populasi dengan tingkat kesejahteraan terendah (Miskin Ekstrem)
- Desil 2: Kelompok masyarakat miskin
- Desil 3: Kelompok masyarakat hampir miskin
- Desil 4: Kelompok masyarakat rentan miskin
- Desil 5: Kelompok ekonomi menengah ke bawah
- Desil 6: Kelompok tingkat kesejahteraan menengah
- Desil 7: Kelompok masyarakat menengah
- Desil 8: Kelompok masyarakat menengah ke atas
- Desil 9: Kelompok tingkat kesejahteraan relatif tinggi
- Desil 10: Kelompok tingkat kesejahteraan relatif paling tinggi
Apakah Desil 1–4 Pasti Dapat Bansos?
Kelompok Desil 1 sampai 4 secara umum menjadi sasaran prioritas berbagai program bansos pemerintah, seperti Program Keluarga Harapan (PKH). Sementara Desil 5 masih berpeluang menerima bantuan seperti Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) atau PBI JKN sesuai ketentuan.
Adapun kelompok Desil 6 hingga 10 umumnya tidak menjadi prioritas penerima bansos. Meski demikian, masuk dalam desil prioritas tidak otomatis menjamin seseorang menerima bantuan, karena setiap program memiliki kriteria dan mekanisme kepesertaan tersendiri.
Indikator Penentu Desil
Penentuan desil tidak hanya bersumber dari besar penghasilan atau gaji bulanan. BPS memperhitungkan berbagai indikator sosial ekonomi menggunakan metode statistik Proxy Means Test (PMT), antara lain:
- Kondisi tempat tinggal dan sanitasi
- Sumber air minum dan energi untuk memasak
- Daya dan konsumsi listrik
- Kepemilikan aset, komposisi keluarga, serta tingkat pendidikan
- Status pekerjaan, kondisi kesehatan, dan disabilitas
Cara Cek dan Mengubah Status Desil
Status desil bersifat dinamis dan dapat berubah seiring pemutakhiran data. Masyarakat dapat mengecek atau mengajukan sanggahan jika data tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
Cara Cek Desil:
- Aplikasi: Unduh aplikasi Cek Bansos, registrasi akun, pilih menu Cek Bansos, lalu masukkan NIK sesuai KTP.
- Website: Buka situs
cekbansos.kemensos.go.id, masukkan NIK KTP dan kode captcha, lalu klik Cari Data.
Cara Mengubah Data (Jika Tidak Sesuai):
- Online: Gunakan fitur Usul Sanggah pada aplikasi Cek Bansos dengan melengkapi dokumen pendukung serta kondisi ekonomi terbaru.
- Offline: Datang langsung ke kantor desa/kelurahan atau Dinas Sosial setempat membawa KTP dan KK untuk pengecekan melalui sistem SIKS-NG.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com


Leave a Reply