
Viral ortu di Jogja war antrean bimbel jam 2 subuh demi sekolah favorit. Intip alasan dan dampaknya bagi anak.
YOGYAKARTA, KalderaNews.com – Viral di platform Threads unggahan dari akun @nararyanareswara, @dhilafdhl, dan @mommybeeshop yang memperlihatkan antrean panjang orang tua murid di Yogyakarta.
Mereka rela war nomor antrean sejak pukul dua hingga tiga dini hari, bahkan ada yang sampai menginap, demi mendaftarkan anak mereka di salah satu tempat bimbingan belajar (bimbel) di daerah Gayam, Yogyakarta.
BACA JUGA:
- Waduh! Bimbel di Yogyakarta Terseret Kecurangan UTBK SNBT 2025, Begini Modusnya!
- Ingin Tingkatkan Skill Bahasa Asing? Ini 5 Rekomendasi Kursus Bahasa Inggris Terbaik
- 4 Aplikasi Bagi Siswa untuk Bantu Belajar Hadapi Ujian
Fenomena ini mendadak ramai karena kuota pendaftaran yang diperebutkan tersebut disiapkan untuk tahun ajaran yang baru akan dimulai satu tahun mendatang.
Suara Netizen: Antara Budaya Kompetitif dan Pertanyaan Kualitas Sekolah
Potret antrean antusias orang tua ini memancing beragam reaksi dari publik. Sebagian mengapresiasi dedikasi para orang tua di Jogja, sementara sebagian lainnya mempertanyakan efektivitas pembelajaran di sekolah formal.
- @dhilafdhl:”dini hari war nomer antrian pendaftaran les di salah satu bimbel favorit di Jogja untuk tahun depan. hari ini hari kedua pendaftaran, berangkat dari rumah jam 2 sampe tempat jam 3 pagi ternyata udah rame pol karna ada yang sampe nginep. salut banget sama effort semua orang tuanya🥹”
- @ir.bbh:”Ini jadi kayak fenomena: sekolah mengajarkan kurikulum standar tapi saat evaluasi / test masuk sekolah favorit standarnya naik dan berbeda. Celah ini yang kemudian dimanfaatkan les. Orang tua ingin jaminan supaya gak khawatir anaknya bisa masuk sekolah favorit…”
- @aan_satya04:”kok agak gimana gitu… sekolah sudah di sekolah yang katanya favorit, pengen lanjut masuk sekolah yang katanya favorit masih perlu bimbel 😄”
- @riffa_fe:”Orang Jogja KLO flexing tu ttg sekolah, anaknya”
- @heyapriliaa:”Orang-orang war buat tiket konser, disini war buat dapet kuota les guru impian 😭✨”
Mengapa Bimbel Exist di Gayam Sangat Diburu?
Berdasarkan perbincangan di Threads, lembaga yang menjadi pusat perhatian ini adalah Bimbel Exist yang berlokasi di kawasan Gayam, Yogyakarta.
Kebanyakan orang tua yang mengantre merupakan wali murid dari sekolah-sekolah SMP favorit di Jogja (salah satunya SMP Negeri 5 Yogyakarta) yang hendak mempersiapkan anak mereka masuk ke SMA pilihan.
Beberapa faktor utama yang memicu antusiasme ini antara lain:
- Biaya yang Sangat Terjangkau: Pendaftaran relatif murah (sekitar Rp50.000) dengan biaya bulanan sekitar Rp150.000 per mata pelajaran, yang dinilai sangat rasional (worth it) dibanding bimbel komersial skala nasional.
- Rekam Jejak Tentor Senior: Keberadaan pengajar berpengalaman dan senior yang sudah teruji meloloskan banyak alumni ke sekolah favorit menjadi daya tarik utama secara word-of-mouth.
- Kultur Akademik dan Tekanan Sebaya (Peer Pressure): Adanya dorongan antar-sesama orang tua di sekolah favorit untuk memberikan fasilitas belajar tambahan agar anak tidak tertinggal dalam persaingan seleksi.
Celah Antara Kurikulum Sekolah dan Ujian Seleksi
Fenomena war tempat les ini menegaskan kembali adanya tantangan nyata dalam dunia pendidikan nasional.
| Aspek | Realita di Lapangan |
| Standar Pengajaran | Sekolah formal cenderung menyampaikan materi kurikulum standar dasar. |
| Tuntutan Seleksi | Ujian masuk sekolah favorit atau seleksi jenjang berikutnya kerap membutuhkan pemecahan soal tingkat tinggi (HOTS). |
| Peran Bimbel | Menjadi penyambung (bridge) yang melatih trik pengerjaan soal secara lebih cepat dan intensif. |
Catatan Evaluasi untuk Orang Tua
Semangat orang tua dalam mendukung pendidikan anak tentu patut diacungi jempol. Namun, para ahli pendidikan mengingatkan agar penambahan beban belajar luar sekolah tetap memperhatikan kondisi psikologis anak.
Mendaftarkan anak ke beberapa les sekaligus tanpa mengukur kapasitasnya berisiko memicu kejenuhan belajar (burnout). Penting untuk memastikan anak tetap memiliki waktu istirahat yang cukup dan menjalani proses belajar secara menikmati (enjoy).
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply