Heboh! Portofolio Nasabah Mandiri Sekuritas Dibobol “Maling” Belum Balik Viral!

Aplikasi Growin' by Mandiri Sekuritas
Aplikasi Growin' by Mandiri Sekuritas (EduFulus/GWK)
Sharing for Empowerment

Portofolio saham akun @weekendkami di Mandiri Sekuritas diduga dibobol akibat anomali transaksi. Simak kronologi dan pelajaran keamanannya!

The Path To Financial Freedom, EduFulus  – Kasus dugaan pembobolan akun investasi kembali menjadi sorotan publik.

Unggahan dari akun @weekendkami di platform Threads mendadak viral setelah menceritakan pengalamannya kehilangan dana investasi akibat transaksi mencurigakan di akun Mandiri Sekuritas miliknya.

“Portofolio saham aku di Mandiri sekuritas di bobol. Ini kejadian September 2025. Saat MOST baru pembaruan ke Growin’. Dalam 1 hari terjadi puluhan atau bahkan ratusan anomali transaksi. Kesalahan aku tidak mengaktifkan notifikasi aplikasi. Karna semua aplikasi yg saya punya memang tidak diaktifkan kecuali Whatsapp. Semua sahamku dijual dan di trading ke saham yang ga aku kenal,” unggah @weekendkami.

SIMAK JUGA: Parah! Saham Nasabah Mirae Rp167 Juta Raib dalam Semalam Viral di Threads

Pemilik akun juga membagikan rasa frustrasinya lantaran upaya pengaduan yang dilakukan sebelumnya belum membuahkan hasil.

“Iya kak, ga aku apa2in lagi itu akunnya. Nyesek liat portonya ada di 1 saham ga jelas yg anjlok bgt🥲” @weekendkami

Tanggapan Resmi Mandiri Sekuritas

Menanggapi keluhan yang viral di media sosial tersebut, pihak Mandiri Sekuritas melalui akun resminya @mandiri_sekuritas langsung memberikan respons dan meminta detail data nasabah untuk ditindaklanjuti.

“Halo Kak, mohon maaf atas ketidaknyamanannya 🙏 Boleh bantu infokan Client ID dan email melalui DM agar dapat kami bantu follow up yaa Kak, ” @mandiri_sekuritas

Langkah cepat respons publik dari sekuritas ini diharapkan dapat memperjelas kronologi, mendeteksi log transaksi, dan memberikan kepastian penyelesaian masalah bagi korban.

Tanggapan Warganet: Antara Kasus Serupa dan Dugaan Phishing

Unggahan tersebut memantik diskusi hangat di kolom komentar. Banyak netizen menyejajarkan kejadian ini dengan kasus-kasus manipulasi transaksi yang pernah terjadi di platform sekuritas lain, sementara sebagian lainnya menyoroti pentingnya pembuktian digital.

@motheroftwosholihboys: “Waduh bahaya bgt, kaya kasus mirae. Kasus jual beli waran. Semoat viral itu. Dan itu kan pasti ketawan dari IP nya kalau mau diusut.”

@yefta.lok: “case kayak gini hrs ada pembuktian yg dibobol dr pihak sekuritas atau kesalahan dr user sendiri.”

@hrlnda_ks: “Maaf kaka pake iphone atau android? Krn mgkn ada aplikasi yg keinstal bs akses hape kk.”

@ahda_g: “saran sih buat yg lain, kalau bisa sisihin satu device yg isinya cuma untuk trading saham. Jangan dicampur2 dengan social media, aplikasi messenger, browsing, soalnya rawan kena phising.”

Modus Operandi Modifikasi Portofolio Transaksi

Dalam dunia perdagangan saham, modus pembobolan akun biasanya menyasar penjualan paksa aset berkualitas (blue chip) milik korban, untuk kemudian dibelikan saham lapis tiga atau saham tidak likuid dengan harga yang dimanipulasi (pump and dump).

Beberapa potensi celah keamanan yang kerap dimanfaatkan oknum meliputi:

  • Kebocoran Kredensial (Credential Stuffing): Menggunakan kombinasi username dan password yang pernah bocor dari platform lain.
  • Serangan Phishing: Korban tanpa sadar memasukkan data login atau PIN transaksi pada situs atau formulir palsu yang menyerupai aplikasi resmi.
  • Penggunaan Device Terkompromi: Adanya malware atau aplikasi pihak ketiga yang berhasil merekam ketukan layar (keylogger).

Panduan Keamanan Akun Investasi Digital

Untuk meminimalkan risiko pengambilalihan akun (account takeover), setiap investor retail disarankan menerapkan langkah-langkah proteksi berikut:

  • Wajib Aktifkan Notifikasi Transaksi: Jangan mematikan notifikasi aplikasi sekuritas dan email konfirmasi perdagangan (trade confirmation) harian agar anomali dapat terdeteksi secara real-time.
  • Gunakan Otentikasi Dua Faktor (2FA): Pastikan setiap login dan transaksi keuangan memerlukan verifikasi tambahan seperti OTP atau pemindaian biometrik.
  • Pisahkan Perangkat Khusus Finansial: Seperti saran dari warganet, gunakan perangkat terpisah untuk aplikasi keuangan dan hindari mengunduh file atau mengklik tautan dari sumber yang tidak dikenal.
  • Eskalasi Laporan Resmi: Jika penyelesaian dengan pihak sekuritas menemui jalan buntu, nasabah berhak melayangkan aduan resmi ke Layanan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui portal kontak157.ojk.go.id atau call center 157.

SIMAK JUGA: September Effect, Benarkah IHSG di September Selalu Loyo?

* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus lainnya di Google News. Dus, jika ada yang tertarik menjalin kerjasama dengan di konten EduFulus, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


35 views