
JAKARTA, KalderaNews.com – Mau lolos masuk PTN pakai jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026? Simak cara hitung skor TKA sebagai syaratnya!
Meskipun tidak wajib secara umum, siswa yang mengincar bangku PTN melalui jalur prestasi ini harus memiliki nilai TKA sebagai validator nilai rapor.
Nah, begini mekanisme penghitungan skor TKA yang diatur dalam Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 95/M/2025?
BACA JUGA:
- 7 Tip Jitu Persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) agar Lolos Seleksi Perguruan Tinggi
- Jangan Bebani Siswa! Kemendikdasmen Minta Sekolah Tak Arahkan Murid Ikut Bimbel Khusus TKA
- Cara Cetak dan Upload DNS TKA 2025, Panduan Praktis untuk Sekolah
Mekanisme penilaian TKA untuk SNBP 2026
Tes Kemampuan Akademik (TKA) ini dirancang untuk memvalidasi nilai rapor siswa dan bukan satu-satunya komponen seleksi.
Panitia SNPMB (Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru) menegaskan bahwa TKA akan melengkapi komponen penilaian lainnya, yaitu:
- Nilai rapor seluruh mata pelajaran (minimal 50%).
- Mapel pendukung, portofolio (untuk jurusan seni dan olahraga), dan bukti prestasi (maksimal 50%).
- Nilai TKA sebagai syarat wajib pendaftaran dan validator nilai rapor.
Mata uji dan rentang skor
Skor TKA dihitung berdasarkan respons peserta tes terhadap seluruh mata uji, yang terdiri dari:
- Mata Pelajaran Wajib: Matematika, Bahasa Inggris, dan Bahasa Indonesia.
- Mata Uji Pilihan: Sebanyak 22 mata uji yang dipilih siswa sesuai minat dan bakatnya serta linier dengan jurusan kuliah pilihan.
Setelah pengerjaan soal, hasil TKA akan dianalisis otomatis dan dilaporkan dalam rentang nilai 0 hingga 100 dengan pembulatan dua angka di belakang koma.
Nilai ini lantas dikelompokkan dalam empat kategori capaian hasil:
- Istimewa
- Baik
- Memadai
- Kurang
Validator nilai rapor dan penentu lolos SNBP 2026
Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Eduart Wolok, menekankan bahwa nilai TKA sangat penting sebagai validator nilai rapor siswa.
“Nilai TKA buat kami sangat penting sebagai validator nilai rapor,” tegas Eduart.
Menurutnya, jika terdapat siswa dari sekolah yang sama dengan nilai rapor yang tipis, namun nilai TKA-nya berbeda, PTN berpotensi memilih siswa dengan nilai TKA yang lebih tinggi.
Tergantung kebijakan PTN masing-masing
Meskipun terdapat empat kategori skor TKA, kelolosan siswa ke SNBP 2026 tetap bergantung pada kebijakan masing-masing PTN.
TKA dapat masuk dalam komponen kedua penilaian SNBP (bobot maksimal 50%) apabila PTN menetapkannya sebagai bobot.
Tapi yang pasti, TKA akan digunakan secara seragam sebagai alat validasi nilai rapor di komponen pertama.
Maka, siswa dianjurkan untuk memilih mata uji TKA yang selaras dengan jurusan kuliah yang dituju, di samping tetap mempertahankan nilai rapor yang baik, mata pelajaran pendukung yang linier, dan catatan prestasi selama sekolah.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply