JAKARTA, KalderaNews.com- Inilah profil pendidikan Adies Kadir yang resmi menjabat sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) setelah mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Adies Kadier resmi menggantikan Arief Hidayat yang memasuki masa purnatugas. Pelantikan Adies Kadir dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 9P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Hakim Konstitusi yang diajukan oleh DPR RI.
Prosesi pengambilan sumpah jabatan disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Di balik pengangkatannya sebagai hakim konstitusi, profil pendidikan Adies Kadir turut menjadi perhatian publik, seiring rekam jejaknya di dunia politik dan sejumlah kontroversi yang pernah menyertainya.
BACA JUGA:
- Viral Sosok Kontroversial Yasika Aulia Ramadhani, Anak Ketua DPRD Kuasai 41 Dapur MBG, Warganet Tuding KKN
- Inilah Sosok Khoirul Anam, Satpam Viral Bergelar Magister dan Peraih Rekor MURI sebagai Penulis Karya Ilmiah Terbanyak
- Struktur BGN Didominasi Purnawirawan, Warganet: Mana Ahli Gizinya?
Profil Pendidikan Adies Kadir
Berdasarkan arsip MPR RI dan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), Adies Kadir memiliki latar akademik lintas disiplin, mulai dari teknik hingga hukum. Nama lengkapnya tercatat sebagai Dr Ir H Adies Kadir SH MHum.
Pria kelahiran Balikpapan ini mengawali pendidikan tingginya di bidang teknik sebelum kemudian mendalami ilmu hukum hingga jenjang doktoral. Berikut riwayat pendidikannya:
- S1 Teknik Sipil, Universitas Wijaya Kusuma (1992)
- S1 Hukum, Universitas Merdeka (2003)
- S2 Hukum, Universitas Merdeka (2007)
- S3 Hukum, Universitas 17 Agustus 1945 (2017)
Selain itu, dalam catatan PDDikti, Adies Kadir juga sempat terdaftar sebagai mahasiswa S2 Ilmu Administrasi Publik di Universitas Wijaya Putra sejak September 2005, namun tidak menyelesaikan program tersebut.
Rekam Jejak di DPR RI
Sebelum menjabat Hakim MK, Adies Kadir dikenal sebagai politisi Partai Golkar dengan pengalaman panjang di parlemen.
Ia merupakan anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Timur I periode 2024–2029 dan pernah mengemban sejumlah posisi strategis, antara lain:
- Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI sejak 2014
- Wakil Ketua Komisi III DPR RI sejak 2019
- Wakil Ketua DPR RI sejak 2024
- Komisi III DPR RI sendiri membidangi penegakan hukum, hak asasi manusia, dan keamanan.
Pernah Diterpa Kontroversi
Nama Adies Kadir sempat menjadi sorotan publik pada Agustus 2025 setelah pernyataannya terkait tunjangan rumah anggota DPR menuai kritik luas.
Pernyataan tersebut bahkan berujung pada penonaktifan sementara dirinya oleh Partai Golkar pada September 2025 sebagai bagian dari penegakan etika internal partai.
Kontroversi inilah yang kembali mencuat bersamaan dengan pelantikannya sebagai Hakim MK, sehingga publik menaruh perhatian lebih pada integritas dan rekam jejaknya dalam menjalankan peran sebagai penjaga konstitusi.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply