Tragis di Muna Barat, plang sekolah roboh menimpa 3 siswa SD. Satu anak tewas, dua lainnya luka dan dirawat intensif.
JAKARTA, KalderaNews.com –Tiga siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 7 Barangka di Desa Lapolea, Kecamatan Barangka, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara, menjadi korban setelah plang atau papan nama sekolah berbahan beton cor roboh pada Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 10.40 Wita.
Insiden tragis ini menyebabkan satu siswa meninggal dunia, sementara dua lainnya mengalami luka-luka.
“Iya benar ada peristiwa roboh papan nama sekolah yang menimpa siswa,” kata Kasi Humas Polres Muna Iptu Muh Jufri dalam keterangannya, Jumat (1/5/2026).
BACA JUGA:
- Tragis! Mobil Kadis Pandeglang Hantam Kerumuman Siswa SD, 1 Tewas
- Tragis! Ujian Praktik Sains Berujung Maut, Pelajar SMP di Siak Tewas
- Kisah Pilu MA Siswa SDN 01 Kalibaru yang Tertabrak Mobil MBG: Kehilangan 18 Gigi dan Harus Makan dengan Selang
Kronologi siswa tertimpa papan nama sekolah
Peristiwa bermula usai siswa kelas 1 menyelesaikan kegiatan belajar sekitar pukul 10.30 Wita dan dipulangkan oleh guru.
Korban berinisial SL (7) bersama rekannya berada di sekitar plang nama sekolah. Tidak lama kemudian, seorang siswa lain memegang tiang plang tersebut, yang kemudian secara tiba-tiba roboh dan menimpa ketiga korban.
“Korban sempat duduk di sekitar papan nama sekolah sebelum kejadian,” tutur Jufri.
Akibat kejadian tersebut, SL mengalami luka berat berupa robekan di bagian belakang kepala serta memar di sekitar mata. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.
“Satu siswa meninggal dunia, sementara dua lainnya mengalami luka memar,” jelasnya.
Dua korban lain, yakni WWA (7) dan LM (9), hanya mengalami luka memar dan telah mendapatkan penanganan medis sebelum dipulangkan.
“Korban meninggal mengalami luka serius di bagian kepala dan sempat dilarikan ke rumah sakit. Tapi korban lainnya hanya mengalami luka memar dan sudah dipulangkan,” ungkapnya.
Pihak kepolisian kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti robohnya struktur beton tersebut, termasuk memeriksa kondisi konstruksi plang sekolah dan keterangan para saksi.
“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian ini,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply