
Profil Dadan Hindayana, ahli serangga IPB dan Kepala BGN pertama yang resmi dicopot oleh Presiden Prabowo Subianto.
JAKARTA, KalderaNews.com – Sebuah kabar mengejutkan datang dari Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (2/6/2026) malam. Presiden Prabowo Subianto secara resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Langkah tegas ini diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. Tidak hanya Dadan, dua wakil kepala BGN: Brigjen Polisi Sony Sonjaya dan Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung juga turut diberhentikan.
Kursi kepemimpinan BGN kini diserahkan kepada Nanik S. Deyang, yang sebelumnya menjabat sebagai salah satu wakil kepala lembaga tersebut.
BACA JUGA:
- Dituntut 11 Tahun Penjara, Ini Profil Pendidikan Nicko Widjaja
- Profil Pendidikan Erina Gudono, Lulus S2 IPK 4.00 Kampusnya Donald Trump
- Profil Pendidikan Putri Thailand Bajrakitiyabha, Kritis dan Kiprah Intelektuaknya
Keputusan ini menandai akhir babak baru dalam karier birokrasi Dadan Hindayana, sosok akademisi yang sejatinya lebih dikenal di dunia sains sebagai seorang ahli serangga terkemuka.
Kepala BGN Pertama Lintas Dua Era Presiden
Dadan Hindayana menorehkan sejarah sebagai Kepala BGN pertama sejak lembaga ini dibentuk oleh Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. Ia pertama kali dilantik pada 19 Agustus 2024 melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 94P Tahun 2024.
Saat tongkat estafet kepemimpinan nasional beralih ke tangan Presiden Prabowo Subianto pada Oktober 2024, posisi Dadan tetap aman.
Ia kembali dilantik untuk menakhodai lembaga yang memiliki peran sangat strategis ini, terutama dalam mengawal program-program krusial terkait gizi nasional di bawah pemerintahan baru.
Dalam menjalankan tugasnya, ia disokong oleh tiga wakil kepala dengan latar belakang yang kuat.
Namun, belum genap dua tahun menakhodai lembaga baru tersebut, perjalanan Dadan di BGN harus terhenti melalui perombakan mendadak di awal Juni 2026 ini.
Rekam Jejak Akademis: Seorang Doktor Entomologi Giat
Sebelum masuk ke dalam pusaran birokrasi pemerintahan, Dadan Hindayana adalah seorang akademisi murni di IPB University. Dunianya adalah laboratorium, ruang kuliah, dan penelitian ilmiah yang berfokus pada makhluk-makhluk kecil: serangga.
Melansir data resmi dari IPB University, ketertarikan Dadan pada dunia tanaman dan serangga sudah terpupuk sejak masa muda:
- 1990: Meraih gelar sarjana (S1) di jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, IPB.
- 1997: Menyelesaikan pendidikan magister (S2) di University of Bonn, Jerman.
- 2000: Meraih gelar doktor (S3) dari Leibniz Universität Hannover, Jerman.
Dedikasinya yang linier dari strata satu hingga doktor mengantarkannya merengkuh gelar Ph.D di bidang Entomologi, cabang ilmu biologi yang secara khusus mempelajari struktur tubuh, siklus hidup, perilaku, ekologi, hingga peran serangga bagi lingkungan dan manusia.
Antara Dunia Sains dan Pengalaman Spiritual
Di kalangan kolega dan mahasiswanya, Dadan dikenal sebagai ilmuwan yang tekun. Karakteristiknya yang tenang dan berbasis data sempat dinilai membawa warna baru saat ia memimpin lembaga negara yang mengurusi hajat hidup orang banyak.
Selain dikenal karena kepakarannya di bidang sains, Dadan juga sempat menarik perhatian publik lewat kisah personalnya yang bersahaja.
Beberapa waktu lalu, ia diketahui menunaikan ibadah haji melalui jalur reguler setelah mengantre selama 12 tahun, sebuah perjalanan yang diakuinya memberikan pengalaman spiritual yang mendalam.
Kini, dengan adanya keputusan pergantian pimpinan di tubuh Badan Gizi Nasional, perhatian publik tentu tertuju pada langkah Dadan selanjutnya.
Apakah sang doktor entomologi ini akan kembali mendedikasikan waktu sepenuhnya ke dunia kampus dan penelitian serangga di IPB ataukah ada tugas baru yang menantinya? Waktu yang akan menjawab.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply