5 Tip Meningkatkan Sistem Imun di Masa Pandemi Covid-19 dari Pakar Gizi Universitas Esa Unggul

Dosen Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Esa Unggul, Dr. Erry Yudhya Mulyani, S.Gz, M.Sc
Dosen Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Esa Unggul, Dr. Erry Yudhya Mulyani, S.Gz, M.Sc (KalderaNews/Dok. Pribadi)
Sharing for Empowerment

JAKARTA, KalderaNews.com – Sistem imun atau sistem kekebalan bisa menolak penyakit tertentu terutama melalui pencegahan pengembangan mikro organisme patogen atau dengan menangkal efek produknya.

Sistem imun bisa diciptakan melalu pola hidup sehat dan bersih. Dosen Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Esa Unggul, Dr. Erry Yudhya Mulyani, S.Gz, M.Sc pun seperti dikutip dari situs resmi Universitas Esa Unggul mengutarakan beberapa tip penting yang wajib dilakukan supaya imun terjaga di tengah pandemi Covid-19.

BACA JUGA:

Berikut ini 5 tip agar sistem imun tetap terjaga mengingat hingga saat ini vaksin untuk Corona juga belum ditemukan dan menurut perkiraan para ahli masih butuh waktu hingga 1-2 tahun ke depan. Artinya, selama vaksin belum ditemukan virus Corona tentu masih menjadi ancaman serius.

  1. Mengonsumsi makanan sesuai dengan pedoman gizi seimbang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral dan menerapkan 4 pilar gizi seimbang terdiri dari pola hidup aktif dan berolahraga, menjaga berat badan ideal, mengonsumsi makanan dengan beraneka ragam dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
  2. Mengonsumsi cukup air minimal 8 gelas sehari, khusus ibu hamil menurut IOM (3.0L/hr)
  3. Mengonsumsi makanan yang mengandung zat gizi mikro dan antioksidan. Antioksidan dalam tubuh dapat menangkal radikal bebas yang membahayakan tubuh dan membantu meningkatkan sistem imun tubuh. Antioksidan didapatkan dari apel, jeruk, ubi jalar, asparagus, bawang merah, bawang putih, brokoli, pepaya, wortel. Zat gizi mikro (seperti vitamin A, C, D, E, mineral besi, zink) berperan dalam meningkatkan fungsi imun. Contoh makanan yang mengandung zat gizi mikro: zink (kacang-kacangan, ayam, yoghurt, buncis, labu kuning, jamur, sereal, daging) dan zat besi (daging berwarna merah, sayuran berdaun hijau).
  4. Menjaga dan mempertahankan kondisi kesehatan bakteria dalam saluran pencernaan (gut microbiota). Sebagaimana diketahui bahwa mayoritas sel imun dalam tubuh manusia ditemukan di dalam usus jaringan limfoid (GALT), mencerminkan pentingnya jaringan kekebalan ini dalam menjaga kesehatan inang. Contoh bahan makanan yang baik untuk di konsumsi adalah yogurt dan tempe.
  5. Konsumsi secukupnya pangan fungsional seperti jahe dan kunyit yang berfungsi sebagai antioksidan dan membantu memperbaiki sistem imun.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*