Ikuti 4 Tip Ini Agar Ujian Akhir Tidak Terlalu Tegang

Ilustrasi Mahasiswa Hadapi Minggu Ujian (KalderaNews/Ist)
Ilustrasi Mahasiswa Hadapi Minggu Ujian (KalderaNews/Ist)

JAKARTA, KalderaNews.com – Siswa ataupun mahasiswa seringkali merasa khawatir ketika waktu ujian semakin mendekat. Ada kalanya ujian menjadi beban dan membuatmu kepikiran sepanjang hari. Nah, supaya kamu dapat meminimalisir kecemasan dan menyiapkan ujian sebaik mungkin, ikuti tip di bawah ini, yuk! Dilansir dari collegeinfo, kamu akan lebih bisa berpikir jernih ketika menjelang ujian.

Santai dan Bernapas


Banyak dari kita tidak bernapas dengan cara yang dirancang untuk bernapas oleh manusia. Cara bernapas yang benar adalah dengan menggunakan diafragma (otot di bawah paru-paru) untuk membesarkan perut.

Sebaliknya, kita mengambil napas pendek yang menggunakan dada, padahal hal itu membatasi asupan oksigen. Jika dibiarkan, pola pernapasan ini dapat menyebabkan siklus stres yang tak ada habisnya. Akhirnya merasa tegang, jadi kamu mengambil napas pendek.

Napas pendek ini menyebabkan lebih banyak ketegangan dan seterusnya, hingga kamu selalu cemas sepanjang waktu. Kamu malah jadi grogi ketika mengingat hal-hal yang telah dipelajari sebelumnya.

BACA JUGA:

Sementara itu, bernapas dalam-dalam dengan diafragma memiliki banyak manfaat termasuk menurunkan tekanan darah dan mengendurkan otot. Namun, teknik ini dapat melakukan lebih dari sekadar menenangkan Anda. Itu dapat meningkatkan fungsi kognitif juga.

Sebuah studi tahun 2016 dari The Journal of Neuroscience menemukan hubungan langsung antara pernapasan yang benar dan kemampuan untuk mengingat dan mengenali objek dengan lebih cepat.

Senjata Andalan: Pengetahuan Sebanyak Mungkin


Sebelum masuk ke detail penjadwalan belajar yang lebih rinci, kamu harus tahu tipe soal yang kemungkinan keluar saat ujian.

  • Format – pilihan ganda, benar-salah.
  • esai, jawaban terstruktur.
  • Materi apa yang akan dibahas – bab / bagian tertentu, atau komprehensif? Berapa nilai akhir Anda yang diperhitungkan ujian.


Waspadai juga proyek dan tugas yang mungkin perlu kamu selesaikan. Kamu harus bertekad untuk menyelesaikannya dengan baik sebelum final. Dengan begitu kamu akan membebaskan satu minggu atau lebih menjelang ujian supaya bisa konsentrasi belajar.

Prioritaskan Tes Kamu


Setelah kamu mengumpulkan materi dan melakukan peninjauan tentang apa yang akan dibahas, sekarang saatnya memprioritaskan ujian sehingga kamu akan tahu berapa banyak yang harus dipelajari setiap mata pelajaran, dan urutan untuk mempelajarinya.

Berikut beberapa faktor yang mungkin ingin Anda ingat:

  • Urutan ujian Anda, misalnya Senin ujian Kimia, Selasa ujian Bahasa Inggris. Jangan sampai padatnya jadwal membuat kamu lupa hal mendasar.
  • Ujian mana yang menghitung sebagian besar nilai akhir kamu.
  • Seperti apa nilai Anda di setiap kelas – misalnya, jika nilai kimia kamu berada tepat di sekitar nilai B + / A-, kamu mungkin ingin memprioritaskannya di atas kelas bahasa Inggris yang kamu dapatkan 99%.
  • Bagaimanapun kamu memprioritaskan setiap kelas, bandingkan keputusan tersebut dengan kesenjangan dalam pengetahuan yang kamu identifikasi sebelumnya ketika memutuskan kelas mana yang paling banyak difokuskan.

Perhatikan Tingkat Energi Tubuh

Beberapa orang memiliki tingkat energi yang tinggi di pagi hari; jika itu kamu, coba jadwalkan sesi belajar tersulit kamu lebih awal. Namun, jika energi kamu datang di malam hari, belajarlah nanti dan jangan mencoba memaksa dirimu untuk bangun lebih awal.

Ingatlah bahwa efisiensi pikiranmu bergantung pada kinerja tubuh Anda. Pastikan untuk menjadwalkan waktu untuk berolahraga, istirahat dan bersenang-senang. Melakukan hal itu akan menurunkan tingkat stres dan memberikan pikiran yang jernih.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*