Master of Urban Studies: Rencana UPJ Kolaborasi dengan Jaya Grup

Gedung Universitas Pembangunan Jaya (UPJ)
Gedung Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) (KalderaNews/Dok. UPJ)

TANGERANG, KalderaNews.com  – Urban Studies atau Studi Perkotaan sangat dirasakan perlu jadi perhatian di lingkungan masyarakat saat ini. Urban Studies sangat penting untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi di lingkungan perkotaan kita, dan permasalahan ini pun tidak hanya berpusat pada satu bidang ilmu, tapi pada semua aspek hidup masyarakat dalam suatu komunitas kota.

Sayangnya, saat ini hanya beberapa universitas negeri di Indonesia, atau di Asia Tenggara, yang menerapkan Urban Studies sebagai program studi magister.

Untuk itu, Universitas Pembangunan Jaya (UPJ), dengan dukungan PT. Pembangunan Jaya (Kelompok Usaha Jaya atau Jaya Group), hadir sebagai Urban Campus unggulan yang berencana mengahukan Program Magister Urban Studies.

BACA JUGA:

Keunggulan dan keunikan Magister Urban Studies UPJ ada pada kekuatan dukungan dunia usaha dan industri (DUDI) dari jaya Group, termasuk laboratorium hidup bagi peserta program studinya kelak.   

“Dapat dilihat dari Rencana Induk Pengembangan UPJ tahun 2015-2035, bahwa kami ingin menjadi universitas unggulan dalam konteks Urban Studies, setidaknya dalam wilayah Asia Tenggara,” ujar Ibu Leenawaty Limantara, Ph.D., selaku Rektor UPJ pada rapat forum diskusi bersama Yayasan (Yayasan Pendidikan Jaya), Direksi Jaya Group, Direktur Utama Jaya Group, Rektor dan Wakil Rektor, serta Dekan dan Ketua Program Studi Universitas Pembangunan Jaya.

Forum Group Discussion (FGD) kali ini memiliki agenda untuk menggali kebutuhan kompetesi yang diharapkan dari lulusan Magister Urban Studies UPJ bagi DUDI terutama Jaya Group sebagai kolaborator utama. FGD ini dibantu pakar, Prof. Dr. Dr. h.c. Bernhard Müller dan Dr. Paulina Schiappacasse, dari TU (Technische Universitat) Dresden, salah satu mitra UPJ, dan telah dilaksanakan pada 5 Oktober 2021 lalu.

Forum diskusi ini akan dilaksanakan sebanyak 4 kali, dengan agenda yang beragam. Perlu kita ketahui, rintisan program Magister Urban Studies ini merupakan program kerja yang memenangi matching fund dari Kedaireka.id, sebagai bagian program strategis Kementerian Pendidikan, Riset dan Teknologi.

Universitas Pembangunan Jaya dalam hal ini unggul, karena memiliki Center of Urban Studies (CUS), yang telah didirikan sejak 2016, dan dicanangkan akan menjadi Pusat Unggulan Iptek nasional (PUI).

“UPJ memiliki CFSU (cooperation for sustainable Urbanization, yaitu program kerja sama CUS dengan TU Dresden, Fakultas Lingkungan, yang direncanakan akan berjalan dari bulan Juli 2020 hingga bulan Juni 2023,” ujar Ir. Agustinus Agus Setiawan, ST., MT., selaku Wakil Rektor UPJ, menjelaskan beberapa konsistensi UPJ dalam bidang Urban Studies.

Tentu saja berbicara keunggulan UPJ, tidak akan bisa terpisahkan dari PT. Pembangunan Jaya yang menjadi kolaborator utama DUDI. Untuk itu, pada sesi curah pendapat dalam FGD kali ini, para jajaran direksi Jaya Group menyampaikan kompetensi apa yang kira-kira akan dibutuhkan oleh Jaya dan anak perusahaannya dari lulusan Magister Urban Studies UPJ.

Kompetensi ini berasal dari berbagai bidang yang mereka tekuni. Beberapa yang paling menonjol adalah lulusan diharapkan untuk mampu mempertimbangkan kebutuhan dari pengguna, mulai dari perancangan kawasan tepat tinggal, sektor bisnis, undang-undang, sustainability, transportasi publik, perancangan area publik dan kebijakan pemerintah terkait perkembangan urban.

Para direksi berharap agar UPJ mampu bekerjasama juga dengan pemerintah daerah DKI Jakarta yang juga bagian utama dari PT. Pembangunana Jaya dan memanfaatkan daerah ini sebagai living lab mereka. Keterampilan peserta didik Magister Urban Studies juga diharapkan, mampu menguasai perkembangan IT, aktif dalam penelitian, mampu mencari solusi alternatif untuk memecahkan suatu masalah, mampu berpikir kritis tentang lingkungan urban, mampu memikirkan perumahan dan transportasi urban yang lebih baik.

Dalam hal manajemen infrastruktur, kemampuan berpikir masa depan sangat penting sebab infrastruktur dibangun untuk masa depan. Dengan demikian, kolaborasi UPJ dengan Jaya Group diharapkan menjadikan cikal bakal prodi Magister Urban Studies yang memiliki kajian komprehensif dan, mempertimbangkan unique selling point.

Rencana strategis negara RI dengan pendirian ibu kota baru, tentu membutuhkan tenaga-tenaga ahli terampil yang mumpuni. Semoga upaya UPJ dalam rintisan prodi Magister Urban Studies dapat memberikan kontribusi bermakna bagi bangsa dan negara.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*