
YOGYAKARTA, KalderaNews.com – Universitas Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) kukuhkan Mufdlilah, S.Si.T., M.Sc sebagai profesor perempuan pertama di Indonesia dalam bidang ilmu kebidanan.
Pengukuhan itu dibuktikan dalam Surat Keputusan (SK) yang diserahkan langsung oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V, Prof drh Aris Junaidi, Ph.D.
Acara pengukuhan tersebut digelar di ruang sidang Gedung Siti Moendjiyah UNISA Yogyakarta, Jumat 6 Oktober 2023 lalu.
BACA JUGA:
- Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya Kukuhkan 2 Srikandi Jadi Guru Besar
- 2 Guru Besar UKSW Ini Akan Dikukuhkan Februari Mendatang
- Rektor UMY Dikukuhkan Sebagai Guru Besar ke-17, Teliti Ilmu Tanah dari Perspektif Al-Quran
Rektor UNISA Yogyakarta, Dr. Warsiti, S.Kp.,M.Kep.,Sp.Mat mengucapkan selamat kepada Profesor Mufdlilah atas prestasi gemilangnya.
“Kami atas nama seluruh pimpinan mengucapkan selamat kepada Profesor Mufdlilah yang pada hari ini telah menuai hasil yang diperjuangkan dan didukung oleh civitas akademika. Semoga hari ini menjadi semangat dan motivasi untuk terus bisa menguatkan kapasitas dan kualitas diri.”
Warsiti menyampaikan, jabatan Guru Besar adalah jabatan puncak akademik. Harapannya melalui capaian ini UNISA Yogyakarta terus berkembang menjadi universitas yang unggul.
“Semoga pencapaian ini menjadi virus positif untuk civitas agar kita semua semangat untuk meraih Guru Besar,” katanya.
Profesor Ilmu Kebidanan Pertama
Sementara itu, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UNISA Yogyakarta, Dr. Noordjannah Djohantini, MM., M.Si menyampaikan bahwa dengan diserahkannya SK ini, semoga UNISA semakin unggul dan berkemajuan.
Prof Mufdlilah merupakan Guru besar kebidanan pertama di Indonesia, hal ini perlu diapresiasi karena kebidanan menjadi cikal bakal berdirinya UNISA.
Kebidanan sangat lekat dengan perempuan dan UNISA dikelola oleh organisasi perempuan.
‘’Kami atas nama BPH merasa bangga atas capaian guru besar,’ kata Noordjannah.
Guru besar di lingkungan UNISA memiliki tanggung jawab dalam pendidikan dan juga ada misi lain yang diharapkan untuk Persyarikatan Muhammadiyah.
Kehadiran Guru Besar memberikan pengaruh yang signifikan dan positif. Harapannya akan makin berkhidmat dan memberikan teladan untuk kita semua.
Kepala LLDIKTI Wilayah V, Prof. drh Aris Junaidi, Ph.D memberikan apresiasi terhadap prestasi Profesor Mufdlilah. Dedikasi dan komitmen di dunia pendidikan kebidanan adalah inspirasi bagi bidang ilmu kebidanan.
Profesor Mufdlilah telah menunjukkan bahwa dengan tekun melakukan tridarma perguruan tinggi, kita bisa mencapai puncak akademik Guru Besar.
Ini adalah contoh nyata bahwa perjalanan dari pendidikan vokasi hingga mencapai Guru Besar adalah sesuatu yang mungkin untuk diupayakan.
Lebih lanjut Prof Aris menyampaikan bahwa Profesor bidang kebidanan memiliki peran signifikan di era disrupsi untuk dunia kesehatan.
“Mendapat amanah ini wajib disyukuri dan dioptimalkan untuk kemajuan pengembangan kampus, akademik, dan bermanfaat untuk masyarakat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com


Leave a Reply