Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (PDDI) 2025 Kemdiktisaintek Dibuka, Cek Persyaratannya di Sini!

Wisuda kelulusan TK SD SMP dan SMA. (Ist.)
Wisuda kelulusan TK, SD, SMP, dan SMA. (Ist.)
Sharing for Empowerment

JAKARTA, KalderaNews.com – Program Beasiswa Doktor untuk Dosen Indonesia (PDDI) tahun 2025 resmi dibuka oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Masa pendaftaran dibuka mulai Senin, 2 Juni 2025 hingga 14 Juni. Beasiswa ini ditujukan bagi para dosen yang berada di bawah naungan Kemdiktisaintek untuk menempuh pendidikan doktor.

Pendanaannya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dialokasikan melalui DIPA Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) Kemdiktisaintek.

BACA JUGA:

Menteri Diktisaintek, Brian Yuliarto, menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kualitas dosen melalui pendidikan doktoral.

Ia menyoroti bahwa sekitar 74,95 persen dosen di Indonesia saat ini belum memiliki kualifikasi pendidikan doktor.

Peluncuran resmi program ini menjadi bagian dari komitmen Kemendikti Saintek dalam mempersiapkan sumber daya unggul untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

Melalui beasiswa ini, dosen dari perguruan tinggi di bawah koordinasi Kemendikti Saintek mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan studi doktoral, baik di dalam maupun luar negeri, dengan dukungan pembiayaan dari APBN.

Menurut informasi yang dimuat di laman resmi Beasiswa Kemendikti, program ini terbuka untuk seluruh dosen di perguruan tinggi akademik maupun vokasi yang berada di bawah koordinasi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Cakupan Beasiswa Doktor untuk Dosen Indonesia (PDDI) 2025

Calon pendaftar beasiswa doktoral bagi dosen 2025 ini wajib mendapatkan LoA/ Surat diterima pada Perguruan Tinggi tujuan studi terlebih dahulu. Pendanaan Beasiswa meliputi komponen pembiayaan sebagai berikut:

Dana Pendidikan:

a. Dana SPP (Tuition Fee)

b. Dana Pendaftaran

c. Dana Tunjangan Buku

d. Dana Bantuan Penelitian Disertasi

e. Dana Bantuan Publikasi Jurnal Internasional

Biaya Pendukung

a. Dana Transportasi

b. Dana Aplikasi Visa

c. Dana Asuransi Kesehatan

d. Dana Kedatangan

e. Dana Hidup Bulanan

f. Dana Keadaan Darurat (Force Majeure)

Pendanaan beasiswa S3 (Doktoral) bagi dosen ini diberikan maksimal 48 bulan atau 4 tahun. Pendaftar atau calon penerima Beasiswa PDDI harus memenuhi persyaratan umum dan persyaratan khusus sebagai berikut:

Persyaratan Umum Beasiswa Doktor untuk Dosen Indonesia (PDDI) tahun 2025

a. Warga Negara Indonesia dibuktikan dengan kartu tanda penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) atau paspor;

b. memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) atau Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK) bagi dosen tetap di bawah koordinasi Kemdiktisaintek;

c. memiliki usia;

Usia 51 (lima puluh satu) tahun bagi yang waktu normatif program studi selama 3 tahun;

Usia 48 tahun bagi yang batas waktu normatif program studi selama 4 tahun tahun.

d. telah diterima pada Perguruan Tinggi di dalam negeri sesuai dengan skema beasiswa pada program studi yang telah ditetapkan oleh PPAPT;

e. merupakan mahasiswa baru pada semester ganjil tahun akademik 2025/2026.

f. memiliki nilai IPK program magister paling rendah 3,25 pada skala 4 (empat);

g. memiliki ijazah atau bukti setara ijazah dan transkrip akademik program pendidikan tinggi sebelumnya;

h. mendapat paling sedikit 1 rekomendasi dari dosen; dan

i. memiliki surat izin mengikuti pendaftaran dan seleksi dari Pejabat Pembina Kepegawaian yang berwenang bagi ASN atau pimpinan instansi yang berwenang bagi Non-ASN;

j. melampirkan surat izin dari pemimpin Perguruan Tinggi Negeri asal atau dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) jika berasal dari Perguruan Tinggi Swasta;

k. melampirkan surat keterangan sehat dan bebas narkoba yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang paling lama 6 (enam) bulan terhitung dari tanggal pendaftaran dengan ketentuan:

  • Surat Keterangan Sehat Jasmani yang dikeluarkan oleh dokter dari rumah sakit/puskesmas/klinik; dan
  • Surat Keterangan Bebas dari Narkoba yang dikeluarkan oleh dokter dari rumah sakit/puskesmas/klinik/lembaga yang berwenang untuk pengujian zat narkoba.

l. Menandatangani surat pernyataan pendaftaran Beasiswa PDDI sesuai dengan format yang disediakan oleh PPAPT;

m. Pendaftar tidak sedang;

  • Melaksanakan pendidikan pada satuan pendidikan lain;
  • Melaksanakan Pendidikan pada jenjang program pendidikan yang sama dengan yang telah diselesaikan/tamat;
  • Berstatus sebagai calon penerima atau penerima beasiswa dari sumber lain yang akan mengakibatkan atau mengakibatkan pendanaan ganda (double funding) pada komponen pendanaan yang sama terhadap Beasiswa PDDI;
  • Mendaftar dan/atau menerima beasiswa nongelar atau non-degree dengan sumber pembiayaan LPDP sampai dengan ditetapkan sebagai penerima beasiswa;
  • Mengikuti seleksi Calon Aparatur Sipil Negara sampai ditetapkan sebagai penerima beasiswa

Jadwal Beasiswa Doktor untuk Dosen Indonesia (PDDI) tahun 2025

  • Pendaftaran: 2 Juni sampai 14 Juni 2025
  • Seleksi administrasi dan pengumuman hasil: akan diinformasikan pada laman https://beasiswa.kemdikbud.go.id/
  • Seleksi substansi/wawancara dan pengumuman hasil: akan diinformasikan pada laman https://beasiswa.kemdikbud.go.id/
  • Daftar ulang: akan diinformasikan pada laman https://beasiswa.kemdikbud.go.id/
  • Pendaftar Beasiswa doktoral bagi dosen 2025 atau PDDI melakukan pendaftaran dengan cara mendaftar secara daring melalui: https://beasiswa.kemdikbud.go.id/
  • Selanjutnya mengunggah semua dokumen persyaratan dan mengisi form yang disediakan sesuai dengan jenis beasiswa pada laman https://beasiswa.kemdikbud.go.id/.

Demikianlah informasi mengenai program Beasiswa Doktor untuk Dosen Indonesia (PDDI) tahun 2025 dari Kemdiktisaintek. Selamat mencoba!

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*