
JAKARTA, KalderaNews.com – Setelah sebelumnya rumah politikus NasDem Ahmad Sahroni menjadi target penjarahan, gelombang aksi serupa kini meluas ke kediaman dua politikus lain dari kalangan artis, yaitu Eko Patrio dan Uya Kuya pada Sabtu malam, 30 Ağustos 2025.
BACA JUGA:
- Penjarahan Cederai Demo 29 Agustus 2025, Aksi Anarkis Tenggelamkan Suara Rakyat
- Inilah Dampak Nyata Demo 29 Agustus 2025
- Sedih! Gedung Bersejarah Grahadi Surabaya Dibakar Massa Pendemo
Insiden ini terjadi di tengah suasana politik yang memanas, dengan massa yang melancarkan kekecewaan mereka secara langsung.
Penjarahan di Rumah Eko Patrio
Rumah Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio di kawasan Jalan Denpasar Raya, Setiabudi, Jakarta Selatan, menjadi sasaran penjarahan pada Sabtu, 30 Agustus 2025.
Video yang merekam kejadian tersebut beredar luas di media sosial, menunjukkan sejumlah orang keluar masuk rumah Eko sambil membawa barang-barang.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly membenarkan insiden ini dan menyatakan bahwa situasi sudah terkendali berkat penjagaan gabungan dari Polri dan TNI-AD.
Hingga saat ini, belum ada informasi jelas mengenai barang apa saja yang hilang dari rumah Eko.
Rumah Uya Kuya Turut Porak-Poranda
Tak hanya Eko Patrio, rumah anggota DPR RI Uya Kuya juga ikut menjadi korban. Video yang beredar menunjukkan massa mendobrak pagar dan mengacak-acak isi rumahnya. Bahkan, beberapa orang terlihat merekam foto keluarga Uya yang masih terpampang di dinding.
Sebagai respons atas kerusuhan yang terjadi, baik Eko Patrio maupun Uya Kuya menyampaikan permohonan maaf melalui akun Instagram pribadi mereka.

Eko, yang didampingi rekannya Pasha Ungu, mengaku menyesali perbuatannya yang telah menimbulkan keresahan di masyarakat. Ia berjanji akan memperbaiki diri dan lebih berhati-hati.
“Dengan penuh kerendahan hati, saya Eko Patrio menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada masyarakat atas keresahan yang timbul akibat perbuatan yang saya lakukan,” ujar Eko.
Hal serupa disampaikan oleh Uya Kuya. Ia mengaku memahami bahwa situasi ini telah melukai hati rakyat, terutama di tengah insiden bentrokan yang sempat terjadi. Uya menegaskan ia tidak berniat memperkeruh keadaan dan meminta kesempatan untuk bisa berbenah diri.
Nafa Urbach Meminta Maaf
Stekah Eko Patrio dan Uya Kuya, Nafa Urbach yang juga merupakan anggota DPR RI turut mengutarakan permintaan maafnya kepada seluruh rakyat Indonesia.
Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, Nafa Urbach meminta maaf atas ucapan yang sempat diutarakannya telah menyakiti hati masyarakat Indonesia.
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu, salam sejahtera, selamat malam, dengan segala kerendahan hati dan hormat yang begitu besar untuk masyarakat Indonesia, saya Nafa Indria Urbach meminta maaf yang sebesar-besarnya atas setiap perkataan yang keluar dari mulut saya, yang menyakiti hati masyarakat Indonesia. Kiranya ada pintu maaf yang besar untuk saya dimaafkan. Sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatu,” ucap Nafa Urbach dilihat dari unggahannya di Instagram, Sabtu (30/8) malam.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pejabat publik akan besarnya dampak dari tindakan dan perkataan mereka, serta pentingnya menjaga komunikasi yang baik dengan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply