Terjadi Lagi! 283 Siswa di Bengkulu Keracunan Usai Santap MBG, Ini Rincian Datanya

Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) Dibuka untuk Umum
Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir meninjau Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) (KalderaNews/Ristekdikti)
Sharing for Empowerment

LEBONG, KalderaNews.com- Sebanyak 283 siswa di Lebong, Bengkulu diduga keracunan usai menyantap menu makan bergizi gratis (MBG).

Sejumlah siswa terpaksa harus dirawat di puskesmas dan rumah sakit. Kapolres Lebong AKBP Agoeng Ramadhani menyebut, tercatat 28 siswa dirawat di faskes akibat kejadian itu.  Angka tersebut bertambah dari sebelumnya 130 orang.

“Sebelumnya hanya 130 orang siswa, namun saat ini sudah mencapai 283 orang siswa yang dirawat di rumah sakit,” kata Agoeng, Rabu (27/8/2025).

BACA JUGA:

Adapun sebagian siswa yang keracunan kondisinya sudah membaik. Saat ini personel Polres juga masih berjaga di rumah sakit sekaligus melakukan patroli di ruangan tempat para siswa di rawat.

“Polres juga menyiapkan posko dan berikan bantuan minuman agar korban tidak dehidrasi,” jelas Agoeng.

Ia menyampaikan bahwa siswa yang mengalami keracunan berasal dari tingkat PAUD, TK, SD dan SMP. Berikut data dan jumlah siswa yang dirawat di rumah sakit dan puskesmas di Kabupaten Lebong:

Data Jumlah Siswa yang Keracunan

1. RSUD Lebong (253 anak)

– Ruang Poli : 42 anak

– Ruang Selasar Gedung Alamanda : 8 anak

– Alamanda 6 : 2 anak

– Alamanda 5 : 2 anak

– Gedung Aula : 49 anak

– Gedung Anggrek : 30 anak

– Gedung Aglonema : 32 anak

– Gedung Intensif Anak : 40 anak

– Gedung PICU : 13 anak

– Gedung Poli Bawah : 18 anak

– UGD : 17 anak

2. Puskesmas Muara Baru Kecamatan Lebong Utara (1 anak)

3. Puskesmas Semelako Kecamatan Lebong Tengah (29 anak)

– Rawat Inap : 28 anak

– Rawat Jalan : 1 anak (sudah pulang)

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*