
JAKARTA, KalderaNews.com – Akun Instagram @nada_arini mengajak warganet melakukan aksi online tuntut anggota DPR RI. Nah, caranya seperti ini!
“Woi netizen, aku mau ngajakin kalian bikin aksi online … Ayo sampaikan tuntutan ke wakil kita di DPR,” ungkap akun tersebut, 27 Agustus 2025.
Akun itu mengajak masyarakat pengguna medsos untuk menyematkan tagar #wakilrakyatkan dalam unggahannya.
BACA JUGA:
- Mahasiswa UIN Walisongo Semarang Gelar Aksi Demo Tolak Wajib Bayar Asrama Rp 4 Juta
- Duh! Siswa SMAN 1 Kampak Trenggalek Demo di Sekolah, Ada Dugaan Pungli!
- Demo DPR Berakhir Ricuh, Sejumlah Pelajar Diamankan, KPAI Turun Tangan
Cara ikut aksi online tuntut DPR
Akun @nada_arini menjelaskan cara mengikuti aksi tersebut, pertama adalah dengan membuka laman dpr.go.id.
Lantas, warga bisa mengetahui wakil rakyat dari daerah masing-masing dalam web itu.
“Cara mengikuti campaign-nya, temen-temen bisa cari wakil kalian masing-masing di DPR di website, tinggal cari dapil, terus ditayangkanlah list anggota DPR yang mewakili kita,” terangnya.
Berikutnya, warga bisa mengunjungi akun media sosial masing-masing wakil rakyat itu, dan menyampaikan tuntutan.
Tuntutan bisa disampaikan dalam bentuk komentar atau pun unggahan postingan dengan menyematkan tag akun anggota DPR tersebut.
“Kalian bisa bikin poster, surat, video, apa saja terserah kalian. Sampaikan uneg-uneg kalian dan tag mereka, jangan lupa sematkan hashtag #wakilrakyatkan,” ujar @nada_arini.
Aksi online dilakukan banyak masyarakat tidak bisa ikut turun ke jalan, karena mengalami kendala.
“Mungkin ada yang enggak berani, ada yang juga jauh enggak bisa ke Jakarta,” kata dia.
Mungkin gak didengar anggota DPR
Akun @nada_arini mencontohkan aksi online yang telah dilakukannya yaitu dengan membuat surat berjudul “Saya Menuntut Transparansi”.
Dalam tuntutan tersebut, ia menuntut audit independen terhadap semua tunjangan DPR dan reses.
“Misalnya nih tunjangan beras (DPR), benar enggak buat beli beras 12 juta per bulan, bukti pembeliannya dibuka supaya rakyat bisa cek sendiri. Kalau enggak (sesuai), perlu dikurangi dong (nominal tunjangan beras tersebut),” paparnya.
Dia sadar bahwa kemungkinan besar anggota DPR tidak akan mendengarkan aksi online tersebut.
Tetapi, ia berharap kampanye ini berdampak pada kesadaran masyarakat, terutama warganet.
“Agar masyarakat lebih sadar bahwa kita berhak untuk menuntut atau mempertanyakan kebijakan-kebijakan DPR,” ujar @nada_arini.
“Karena itu dari uang kita dan kita berhak menuntut mereka untuk kerja dengan benar. Apalagi kita kan yang memilih mereka?” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply