Seminar SMA Tarakanita 1, Seru Berkreasi dan #SalingJaga di TikTok

Seminar SMA Tarakanita 1, Seru Berkreasi dan #SalingJaga di TikTok
Narasumber seminar SMA Tarakanita 1 bertajuk "Seru Berkreasi dan #SalingJaga di TikTok (KalderaNews/Dok. Sekolah)
Sharing for Empowerment

JAKARTA, KalderaNews.com – Dalam era digital yang semakin berkembang pesat, kesadaran untuk menjaga jejak digital atau digital tracking menjadi sangat penting.

Setiap aktivitas yang dilakukan di dunia maya, mulai dari pencarian informasi, interaksi di media sosial, hingga penggunaan aplikasi tertentu, akan meninggalkan data yang dapat direkam dan dianalisis.

Melihat pentingnya hal tersebut, SMA Tarakanita 1 mendapatkan wawasan bermanfaat yang diberikan dalam seminar pada Jumat, 22 Agustus 2025.

BACA JUGA:

Seminar tersebut diadakan secara kolaborasi oleh Tiktok dan Yayasan SEJIWA (Semai Jiwa Amini) di Auditorium SMA Tarakanita 1.

Narasumber seminar ini adalah Arlene Junita, Senior Manager of Public Relations and Communications at TikTok Indonesia, Diena Haryana, Founder Yayasan Semai Jiwa Amini (SEJIWA), Dennis Guido, Content Creator, dan dibuka dengan sambutan oleh Alfreno Kautsar Ramadhan, Stafsus Menteri Komdigi Bidang Kepemudaan dan Startup.

Dalam seminar ini siswa SMA Tarakanita 1 mendapatkan wawasan dan penguatan tentang bijak dalam menjaga jejak digital dan menjaga diri dari tindakan cyber bullying.

Para siswa perlu menerapkan langkah-langkah pencegahan, antara lain dengan membatasi penyebaran informasi pribadi, menggunakan kata sandi yang kuat dan berbeda untuk setiap akun, serta mengaktifkan fitur keamanan tambahan seperti autentikasi dua faktor.

Selain menjaga keamanan data pribadi, isu lain yang tidak kalah penting dalam ruang digital adalah fenomena cyber bullying atau perundungan siber.

Cyber bullying terjadi ketika seseorang menggunakan media digital untuk menyampaikan ujaran kebencian, penghinaan, atau ancaman kepada orang lain.

Dampak dari tindakan ini sangat signifikan, tidak hanya mengganggu kenyamanan korban di ruang maya, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi psikologis mereka di dunia nyata.

Rasa cemas, penurunan kepercayaan diri, bahkan gangguan kesehatan mental merupakan konsekuensi yang kerap dialami oleh korban.
Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan kesadaran kolektif dari seluruh pengguna internet.

Setiap individu dituntut untuk menjaga etika berkomunikasi di dunia maya dengan menghindari penyebaran ujaran kebencian serta menghormati privasi orang lain.

Seminar ini diharapkan bermanfaat bagi para siswa ke depannya. Terima kasih juga kepada Tiktok dan Yayasan SEJIWA yang telah membagikan wawasan berharga ini kepada SMA Tarakanita 1. (Penulis: Rimeliasari, S.Pd)

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*