Jefrianus Adam: Tuna Netra yang Mengubah Mindset Pasar Modal, Sukses Jadi Investor Ratusan Juta

Jefrianus Adam, seorang pria asal Makassar, untuk menjadi sosok inspiratif di pasar modal Indonesia.
Jefrianus Adam, seorang pria asal Makassar, untuk menjadi sosok inspiratif di pasar modal Indonesia (EduFulus/Ist)
Sharing for Empowerment

The Path To Financial Freedom, EduFulus – Keterbatasan penglihatan tak menghentikan langkah Jefrianus Adam, seorang pria asal Makassar, untuk menjadi sosok inspiratif di pasar modal Indonesia.

Jefri, seorang penyandang tuna netra, tidak hanya sukses berinvestasi, tetapi juga membawa misi mulia: membuktikan bahwa disabilitas adalah subjek yang mampu berkontribusi nyata bagi perekonomian nasional.

SIMAK JUGA: Bos BEI Jawab Tantangan Purbaya Soal Saham Gorengan yang Merajalela, Bola Panas Kini Ada di Tangan Bursa

Jefrianus Adam merupakan pemenang penghargaan MOST Inspirational Investor dalam MOST Awards 2020 yang diselenggarakan oleh Mandiri Sekuritas. Penghargaan ini menegaskan perannya sebagai teladan yang mematahkan stigma lama.

Misi Mengubah Stigma “Objek” Menjadi “Subjek”

Bagi Jefri, yang lahir pada 31 Januari 1984, misi utamanya adalah mengubah pandangan masyarakat terhadap penyandang disabilitas di sektor ekonomi.

“Selama ini, penyandang disabilitas selalu diposisikan sebagai ‘objek’, dalam arti yang ‘menerima’ saja. Saya ingin persepsi itu diubah. Penyandang disabilitas juga bisa ‘memberi’ untuk negeri ini,” kata Jefri.

Bangkit dari Kerugian dengan Modal Rp 10 Juta

Jefri mulai mengenal investasi pada tahun 2017. Setelah mencoba reksa dana yang dirasa kurang cocok karena sifatnya yang pasif, ia beralih ke saham dengan modal awal Rp 10 juta. Awalnya, ia sempat merugi hingga membuatnya trauma dan berhenti.

Namun, semangatnya tidak padam. “Saya pikir kita tidak akan maju kalau terus dilanda ketakutan,” ujarnya. Jefri bangkit, membekali diri dengan pengetahuan yang dipelajari secara otodidak, dan kembali berinvestasi, tetap setia menggunakan aplikasi Mandiri Online Securities Trading (MOST).

“Aplikasi MOST sangat mudah digunakan bagi saya yang penyandang disabilitas. Di situ saya belajar dengan menggunakan fitur audio,” jelas pria yang kini tengah menempuh studi Magister Hukum Pidana di Universitas Kristen Indonesia Paulus Makassar ini.

Modal Berkembang Pesat dan Disiplin adalah Kunci

Konsistensi dan disiplin membawa Jefri menangguk untung besar. Modal awal Rp 10 juta yang ia tanam kini telah berkembang menjadi Rp 500 juta hanya dari satu jenis saham saja, bahkan dirumorkan telah mencapai ratusan juta hingga miliaran secara keseluruhan.

Kunci suksesnya terletak pada: disiplin, yakin pada fundamental perusahaan, dan kesabaran.

“Membuat mi instan saja kan ada prosesnya. Jadi, memang harus sabar dan yang terpenting yakin dengan saham yang kita pilih. Bagaimana kinerja perusahaan dan potensi di masa depan,” katanya.

Tiga Kiat Penting untuk Investor Pemula

Jefri tidak merahasiakan kiat suksesnya. Ia aktif membagi pengalamannya, termasuk kepada anak-anak didiknya di sekolah penyandang disabilitas, dengan harapan mereka akan “tertular” kesuksesan yang sama.

Berikut kiat yang ia bagikan untuk pemula:

  • Ubah Mindset: Hentikan persepsi bahwa saham sama dengan judi. Saham adalah instrumen untuk masa depan yang lebih baik.
  • Jangan Takut Memulai: Jangan jadikan rasa takut menghentikan langkah. Kegagalan adalah pembelajaran.
  • Pilih Saham Kinerja Baik: Utamakan saham perusahaan yang memiliki kinerja dan prospek jangka panjang yang bagus, seperti barang konsumsi atau perbankan.

Jefri juga menyarankan untuk menganalisis tren masa depan, seperti saham yang berhubungan dengan kendaraan listrik atau nikel, yang diprediksi akan memiliki prospek cerah dalam 10 tahun mendatang.

Melalui kisahnya, Jefrianus Adam membuktikan bahwa semangat belajar dan kemauan untuk berkontribusi adalah modal sejati dalam meraih kesuksesan finansial.

SIMAK JUGA: Bos Bursa Kena Semprot Menteri Keuangan Gegara Rengek Insentif, Bersihkan Dulu Saham Gorengan!

* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus lainnya di Google News. Dus, jika Anda ingin bekerjasama dengan kanal EduFulus, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*