Viral! Siswa SMPN 1 Tambun Selatan Dikeroyok, Sekolah Malah Cuci Tangan!

Bullying atau perundungan di sekolah. (Ist.)
Bullying atau perundungan di sekolah. (Ist.)
Sharing for Empowerment

BEKASI, KalderaNews.com – Sebuah video kekerasan aksi perundungan keji terhadap 6 siswa SMPN 1 Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat viral di media sosial.

Di video tampak para siswa berseragam SMP yang melakukan kekerasan fisik seperti memukul, menjambak, dan menendang korban.

Namun sayangnya, pihak sekolah justru menyatakan ‘lepas tangan’ dalam penanganan kasus ini.

BACA JUGA:

Humas SMP Negeri 1 Tambun Selatan, Giyatna memang membenarkan bahwa pelaku maupun korban merupakan siswa dari sekolah mereka.

Peristiwa kekerasan tersebut dikonfirmasi terjadi pada 8 September 2025.

Namun, Giyatna menegaskan, lokasi kejadian berada di luar lingkungan sekolah, dengan jarak kurang dari satu kilometer, dan berlangsung di luar jam kegiatan belajar mengajar (KBM).

“Karena kejadian ini terjadi di luar KBM, pihak sekolah tidak memiliki kewenangan untuk menangani secara langsung,” kata Giyatna.

Pihak sekolah memutuskan untuk menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus perundungan ini kepada pihak kepolisian.

Korban alami dampak psikologis

Kasus ini mencuat usai orangtua korban melihat video kekerasan itu tersebar luas di grup aplikasi WhatsApp.

Seorang orangtua korban, Atika menyatakan, ia terpukul melihat kondisi sang anak.

Dia menyaksikan dengan jelas dalam video bahwa anaknya dipukul, dijambak, dan ditendang oleh para pelaku.

“Anak saya jadi pendiam dan mudah marah kepada saya. Semalam saya baru tahu anak saya di-bully,” kata Atika.

Sementara, didampingi orangtua masing-masing, keenam korban kini telah resmi melaporkan kasus perundungan ini ke Polsek Tambun.

Pihak sekolah pun telah dimintai keterangan oleh kepolisian terkait insiden yang terjadi.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


896 views