
BAU-BAU, KalderaNews.com – Sebuah video yang menampilkan aksi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, saat membantu sebuah mobil penyalur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjebak timbunan, menjadi viral.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WITA ketika kendaraan pengantar MBG menuju SMK Negeri 5 Baubau di Kelurahan Gonda Baru, Kecamatan Sorawolio.
Lokasi sekolah berada sekitar 24,5 kilometer atau sekitar 41 menit perjalanan dari kantor wali kota yang terletak di Jalan Raya Palagimata, Kelurahan Lipu, Kecamatan Betoambari.
BACA JUGA:
- Viral Perjuangan Petugas SPPG Samigaluh Antar Makan Bergizi Gratis dengan Motor Lewati Jalan Terjal Pegunungan
- Viral Ompreng MBG Dicuci di Air Keruh, Operasional SPPG Bandung Barat Dihentikan
- Perundungan di Grobogan Renggut Nyawa Siswa SMP, KPAI: Sekolah Belum Jadi Ruang Aman
Dalam video tersebut, terlihat tiga siswa berseragam putih abu-abu membantu meratakan timbunan yang merupakan bagian dari proses perbaikan jalan.
Aksi Heroik Siswa SMK Bantu Mobil MBG Viral
Kejadian itu berlangsung di ruas jalan kecil yang belum memiliki lapisan aspal dan masih dipenuhi gundukan tanah, sehingga membuat mobil pengantar MBG tidak dapat melintas.
Ketiga siswa itu tampak sigap menggunakan sekop untuk membuka jalur agar kendaraan tersebut bisa sampai di sekolah.
Seseorang dalam video terdengar berkata, “mobil MBG tersangkut karena ada perbaikan jalan, timbunan yang belum dibongkar, anak-anak (siswa SMKN 5 Baubau) menjemput dengan sekupangnya,” ujarnya dalam video tersebut.
Koordinator wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Baubau, Hamirudin, mengonfirmasi bahwa mobil MBG memang sempat terjebak timbunan.
Ia mengatakan, “Kondisi jalannya lagi ada pekerjaan penimbunan jalan tani. Tapi baru ditumpah, belum diratakan. Nah timbunan hampir menutup seluruh badan jalan dan tidak bisa dilewati oleh mobil,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa mobil akhirnya bisa melanjutkan perjalanan setelah para siswa membuka jalur yang tertutup timbunan. Peristiwa itu terjadi saat pengantaran sesi terakhir dan mobil tidak terjebak terlalu lama.
“Tertahannya pun tidak lama, karena hanya sedikit saja yang perlu diratakan, berkat bantuan dari anak anak sekolah,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply