Viral Aksi Pungli di Tengah Bencana Tapanuli Tengah, Siapapun yang Lewat Jembatan Harus Bayar

Pungli terjadi di saat bencana Tapanuli Tengah dan viral (KalderaNews/Tangkapan layae Instagram @dimedanaja
Sharing for Empowerment

TAPANULI TENGAH, KalderaNews.com- Aksi pungutan liar (pungli) di Jembatan Garoga, Desa Pulo Pakkat 1, Kecamatan Suka Bangun, Tapanuli Tengah, Sumut viral di media sosial.

Aksi pungli terjadi saat wilayah tersebut dilanda bencana dan menjadi sorotan publik setelah videonya tersebar luas di media sosial. Polisi menyatakan sudah merespons laporan terkait kejadian tersebut.

Dalam cuplikan video yang beredar, seorang pria merekam situasi dugaan pungli. Tampak sejumlah pemuda menghentikan kendaraan yang lewat dan meminta uang dengan nominal berbeda-beda. Perekam nyaris menjadi sasaran intimidasi karena berani menyebarkan rekaman itu.

BACA JUGA:

Aparat Bergerak Cepat untuk Tangani Dugaan Pungli di Tengah Bencana

Dalam rekaman terdengar pria tersebut menyerukan kepada aparat, “Kepada Pak Kapolsek dan Kapolres Tapteng di Kecamatan Suka Bangun, di sini ada pungutan liar di Jembatan Garoga,” sambil memperingatkan pengguna jalan agar tidak menyerahkan uang kepada pelaku.

Ia juga menegaskan, “Jangan ada yang kasih, lewat terus, Pak, saya tanggung jawab. Ada pengutipan. Tolong segera datang ke mari Pak Kapolsek, Pak Kapolres, supaya tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan.”

Dalam rekaman itu, perekam memperlihatkan lembaran uang yang diduga hasil pungli, mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp 50 ribu, yang disebut diperoleh melalui paksaan. Ia meminta kepolisian untuk segera menertibkan para pelaku.

“Ini ada uangnya, ada yang Rp 20 ribu, ada yang Rp 50 ribu dengan pemaksaan. Jangan kasih-kasih, Bu, bukan jalan nenek moyang orang itu. Tolong kepada Bapak Kapolsek dan Kapolres Tapanuli Tengah, tolong dikirimkan personel untuk penertiban pungutan liar. Pak, tolong ditanggapi,” lanjutnya.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan, mengonfirmasi keberadaan video viral tersebut. Ia mengatakan pihak polsek setempat telah mengambil langkah.

Menurutnya, “Sudah ditindaklanjuti dan sudah ditangani oleh Polsek,” saat dimintai keterangan.

Ia menegaskan kepada masyarakat untuk tidak memanfaatkan bencana demi mencari keuntungan. “Imbauan kita dalam kondisi musibah bencana seperti ini, supaya membantu, jangan mengambil kesempatan dalam kesempitan,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*