Klaim Dominasi Pasar Hingga 40%, Tokocrypto Pimpin Outlook Kripto 2026

Kripto
Kripto (EduFulus/Ist)
Sharing for Empowerment

The Path To Financial Freedom, EduFulus – Tokocrypto mengklaim sebagai pemimpin pasar aset kripto di Indonesia dengan mencatatkan pertumbuhan signifikan sepanjang tahun 2025.

Tidak hanya dari sisi volume transaksi, perusahaan juga menunjukkan stabilitas finansial yang kuat di tengah dinamisnya industri aset digital nasional.

Pencapaian ini dipaparkan dalam gelaran tahunan Indonesia Crypto Outlook (ICO) 2026 yang berlangsung di Jakarta, Kamis (29/1).

SIMAK JUGA: Alamak, 72% Bursa Kripto Lokal Merugi dan Terpuruk, Investor Lebih Pilih Platform Global

Acara ini menjadi ajang refleksi atas kesuksesan tahun lalu sekaligus kompas bagi arah industri kripto di masa depan.

Melampaui Target: Rekor Pengguna dan Transaksi

Hingga pengujung 2025, Tokocrypto berhasil mencatatkan statistik pertumbuhan yang impresif.

Dengan melayani lebih dari 4,8 juta pengguna, platform ini mencatat pertumbuhan pengguna aktif tahunan (Year-on-Year) mencapai 75%.

Kekuatan ekosistem Tokocrypto juga tercermin dari angka-angka berikut:

  • Total Nilai Transaksi: Menembus angka Rp160 triliun.
  • Pangsa Pasar: Menguasai lebih dari 40% market share di Indonesia.
  • Portofolio Produk: Menyediakan lebih dari 480 pasangan perdagangan berbasis Rupiah (IDR pairs), menjadikannya exchange dengan pilihan IDR pair terbanyak di tanah air.

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, mengungkapkan bahwa strategi perusahaan kini tidak lagi sekadar mengejar angka akuisisi, melainkan fokus pada keberlanjutan bisnis jangka panjang.

SIMAK JUGA: Hati-hati FOMO Kripto, Bukan untuk Pemula, Tidak Cocok untuk Awam Nanti Tertipu

“Kami terus membangun perusahaan yang sehat secara finansial, inovatif dalam produk, serta patuh terhadap regulasi. Saat ini, Tokocrypto menjadi salah satu dari sedikit startup dan exchange kripto resmi di Indonesia yang memiliki pondasi keuangan yang solid,” ujar Calvin.

Inovasi Teknologi dan Dominasi Gen Z

Dalam ICO 2026, terungkap bahwa wajah investor kripto Indonesia telah bergeser. Laporan “2025 Indonesia Crypto & Web3 Industry Report” menunjukkan bahwa Generasi Z (usia 18–34 tahun) kini menjadi tulang punggung industri.

Bagi generasi ini, kripto bukan lagi aset asing, melainkan bagian dari gaya hidup dan percakapan finansial harian.

Untuk merespons kebutuhan pasar yang semakin melek teknologi, Tokocrypto telah menyiapkan rangkaian inovasi sepanjang 2026, di antaranya:

  • Analisis Berbasis AI: Fitur AI Analysis untuk membedah sentimen pasar secara real-time.
  • Layanan Staking Luas: Mendukung lebih dari 80 aset kripto.
  • Ekspansi Fitur: Pengembangan deposit via QRIS serta rencana peluncuran layanan Futures atau Derivatif dengan pengawasan regulasi ketat.

Literasi hingga ke Papua dan Dampak Sosial

Tokocrypto juga tercatat sebagai pionir dalam edukasi digital. Sepanjang 2025, perusahaan menggelar lebih dari 168 inisiatif literasi di 50+ kota yang menjangkau 125 ribu peserta.

Salah satu pencapaian prestisius adalah menjadi bursa kripto pertama yang melakukan edukasi offline hingga ke wilayah Papua.

Sisi kemanusiaan juga tidak dilupakan. Dalam acara ICO 2026, Tokocrypto menyerahkan donasi kepada Yayasan Indonesia Setara yang diinisiasi oleh Sandiaga Uno.

“Kolaborasi seperti ini penting agar dampak sosial bisa lebih luas, sekaligus memperkuat literasi publik untuk mendorong ekosistem industri kripto yang sehat dan berkelanjutan,” kata Sandiaga Uno dalam apresiasinya.

Keberhasilan ICO 2026 yang dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti Dr. Arief Wibisono (Staf Ahli Menkeu), Subani (Dirut Bursa CFX), hingga Rifai Taberi (Direktur Xendit), menegaskan bahwa kolaborasi antara regulator dan pelaku industri adalah kunci.

Dengan volume percakapan media sosial terkait Web3 dan blockchain yang meningkat 30%, Indonesia berada di jalur yang tepat untuk menjadi pusat pertumbuhan aset digital di Asia Tenggara, dipandu oleh stabilitas bisnis yang ditunjukkan oleh Tokocrypto.

SIMAK JUGA: Ini Alasan Gen Z Lebih “Pede” Main Kripto Ketimbang Tabungan Konvensional

* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus lainnya di Google News. Dus, jika ada yang tertarik menjalin kerjasama dengan di konten EduFulus, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


533 views