
The Path To Financial Freedom, EduFulus – PT Webull Sekuritas Indonesia (Webull Indonesia), anak perusahaan dari Webull Corporation, resmi mengumumkan peningkatan sistem keamanan pada platformnya.
Langkah ini diambil untuk memberikan jaminan transaksi yang lebih aman, lancar, dan andal bagi seluruh investor di Indonesia, mulai dari pemula hingga trader profesional.
Jane Marcella, Head of Marketing and Business Development Webull Indonesia, menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan komitmen perusahaan dalam melindungi data pengguna serta menjaga integritas platform sesuai dengan regulasi yang berlaku.
SIMAK JUGA: Inilah Daftar Lengkap Sekuritas yang Dibobol Maling pada 2025, Alarm Keras Keamanan Siber Pasar Modal
“Webull memastikan pengguna dapat fokus pada keputusan investasi tanpa kekhawatiran teknis. Kami menyeimbangkan kemudahan penggunaan dengan sistem keamanan yang ketat,” ungkap Jane Marcella dalam keterangan tertulisnya, Rabu (7/1/2026).
Sistem Keamanan Proaktif dan Real-Time
Berbeda dengan sistem keamanan konvensional yang terkadang menghambat kecepatan transaksi, teknologi terbaru Webull Indonesia dirancang untuk bekerja secara otomatis di latar belakang. Beberapa keunggulan utamanya meliputi:
Monitoring Real-Time: Pengawasan aktivitas mencurigakan secara terus-menerus.
Perlindungan Proaktif: Sistem respons cepat terhadap potensi ancaman sebelum merugikan pengguna.
Pengalaman Mulus: Fitur keamanan dirancang intuitif sehingga proses trading tetap cepat tanpa hambatan teknis.
Dua Fitur Proteksi Unggulan
Untuk meminimalkan risiko akses ilegal, Webull Indonesia menerapkan dua protokol verifikasi lanjutan yang menjadi garda terdepan perlindungan akun:
Konfirmasi Login Perangkat Baru: Setiap kali ada upaya masuk dari perangkat yang tidak dikenali, sistem akan otomatis mengirimkan email konfirmasi. Hal ini mencegah akses pihak ketiga meskipun mereka mengetahui kata sandi pengguna.
Verifikasi Lokasi Signifikan: Jika terdeteksi aktivitas login dari lokasi yang berbeda secara drastis (misalnya berpindah negara dalam waktu singkat), sistem akan meminta kode OTP (One-Time Password) tambahan sebagai langkah validasi identitas.
Meski sistem telah diperkuat, Jane Marcella mengimbau para pengguna untuk tetap proaktif dalam menjaga keamanan akun mereka sendiri.
Pengguna diharapkan secara berkala meninjau pengaturan akun dan mengaktifkan seluruh opsi perlindungan tambahan yang tersedia di aplikasi.
“Dengan mengedepankan keamanan, kami ingin menghadirkan pengalaman trading di mana pengguna bisa fokus sepenuhnya pada strategi dan peluang pasar,” pungkas Jane.
* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus lainnya di Google News. Dus, jika Anda ingin bekerjasama dengan kanal EduFulus, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply