
JAKARTA, KalderaNews.com – Hujan deras yang mengguyur tanpa henti sejak Jumat dini hari, 20 Februari 2026 menjadi ancaman banjir di Jakarta.
Hanya dalam hitungan jam, jumlah wilayah yang tenggelam melonjak dua kali lipat menjadi 61 RT!
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan bahwa wilayah Jakarta Selatan masih menjadi korban terparah.
BACA JUGA:
- Fakta Mengerikan, 16 Tahun Terakhir Tren Banjir dan Tanah Longsor Terus Meningkat
- Jakarta Darurat Banjir! Peneliti BRIN Ungkap 3 Dosa Besar Pemicunya!
- Ini Jawaban Ilmiah Mengapa Jakarta Masih Terkepung Banjir?
Di Kelurahan Cipete Utara, warga harus berjibaku dengan air setinggi 70 sentimeter, setinggi paha orang dewasa.
Sementara itu, di Petogogan, sebanyak 28 RT tidak lagi bisa beraktivitas normal karena terjebak luapan Kali Krukut.
Banjir meluas, jalanan macet total
Tak hanya pemukiman, nadi transportasi Jakarta pun tersumbat. Data pukul 07.00 WIB menunjukkan 6 ruas jalan utama tergenang air.
Akibatnya, PT Transjakarta terpaksa melakukan pengalihan rute besar-besaran di koridor Ragunan-Kampung Melayu dan Meruya-Blok M.
“Kami sudah mengerahkan ratusan personel gabungan dari Dinas SDA, Bina Marga, hingga Gulkarmat untuk melakukan penyedotan. Fokus kami adalah memastikan genangan segera surut sebelum puncak jam kerja,” ujar Isnawa Adji, Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta.
Waspada serangan banjir lanjutan
Status pintu air saat ini masih berada di level merah dan kuning. Bendung Katulampa mencapai 90 cm (Siaga 3) dan Pos Angke Hulu sudah melompat ke angka 280 cm (Siaga 2).
Artinya, volume air kiriman dari Bogor dan Depok diperkirakan akan menyentuh Jakarta dalam beberapa jam ke depan.
BPBD DKI Jakarta mengimbau warga di sepanjang bantaran kali untuk tetap waspada dan segera menghubungi layanan darurat di nomor 112 jika air mulai memasuki rumah.
Data Wilayah Terdampak (Update 07.00 WIB):
- Jakarta Selatan: 31 RT (Cipete Utara, Petogogan) – Tinggi air hingga 70 cm.
- Jakarta Barat: 3 RT (Kedaung Kali Angke) – Tinggi air mulai naik
- Jalan Tergenang: Jalan Daan Mogot, Jalan Swadarma Raya, Jalan Bumi, dan Jalan H. Gari.
So, pantau terus aplikasi JAKI atau akun media sosial BPBD Jakarta untuk rute alternatif agar kendaraan kamu tidak terjebak banjir dan mengalami water hammer.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply