KUDUS, KalderaNews.com – Di tengah kasus heboh keracunan massal di SMAN 2 Kudus, mucul kabar duka. Seorang siswi sekolah tersebut meninggal dunia.
Pihak sekolah dan Dinas Kesehatan pun memberikan klarifikasi tegas, bahwa meninggalnya Rizza tak terkait kasus keracunan MBG. Benarkah?
BACA JUGA:
- Tragedi Soto MBG di SMA 2 Kudus, Puluhan Siswa Tumbang, Begini Kronologinya!
- Viral Pelajar SMP di Kaltara Gelar Demonstrasi di Jalan Berlumpur, Sebut Perbaikan Infrastruktur Lebih Mendesak dari Program MBG
- Viral di Medsos, Rumah Seorang Kakek 80 Tahun di Surabaya Tiba-tiba Berubah Jadi Dapur MBG, Kok Bisa?
Perjuangan melawan kanker
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Abdul Hakam, mengungkapkan bahwa Rizza memiliki riwayat penyakit kronis yang sudah dideritanya jauh sebelum program MBG berjalan.
Siswi tersebut didiagnosis menderita kanker nasofaring sejak duduk di bangku kelas 8 SMP.
“Yang bersangkutan memiliki riwayat penyakit kanker yang cukup lama. Kondisi kesehatannya memang memerlukan penanganan intensif,” ujar Hakam.
Senada dengan hal tersebut, pihak sekolah melalui Nasihul menjelaskan bahwa selama berstatus sebagai siswi di SMAN 2 Kudus, Rizza hampir tidak pernah mengikuti kegiatan belajar mengajar secara normal.
Waktunya habis untuk menjalani kemoterapi di RS Kariadi, Semarang.
Pada Januari 2026, Rizza belum pernah masuk sekolah sama sekali karena fokus pengobatan
Karena tidak hadir di sekolah sejak awal tahun, Rizza secara otomatis tidak pernah menerima atau mengonsumsi paket Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang diuji coba.
Hentikan spekulasi!
Meski saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus memang sedang melakukan uji laboratorium bersama BPOM terkait insiden gejala keracunan yang sempat dialami beberapa siswa lain, Nasihul meminta masyarakat untuk tidak mencampuradukkan fakta.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terlebih menyangkut kondisi kesehatan dan privasi peserta didik,” tegas Nasihul.
Saat ini, sampel makanan masih dalam proses pengujian di Labkesda Provinsi Jateng dan BPOM untuk memastikan penyebab pasti gangguan kesehatan yang dialami siswa.
Namun dipastikan kasus meninggalnya Rizza murni disebabkan oleh penyakit berat yang dideritanya.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnyadi Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply