Fenomena langit Mei 2026 hadir sepanjang bulan dari hujan meteor, hingga Blue Moon. Cek jadwal lengkapnya di sini!
JAKARTA, KalderaNews.com –Memasuki Mei 2026, langit malam akan diramaikan oleh berbagai fenomena astronomi menarik yang sayang untuk dilewatkan.
Mulai dari purnama indah, hujan meteor, hingga Blue Moon langka, sederet peristiwa ini siap menghadirkan pemandangan spektakuler bagi para pecinta langit dan astronomi.
Sebagian fenomena dapat diamati langsung dengan mata telanjang, sementara beberapa lainnya akan terlihat lebih optimal dengan bantuan binokular atau teleskop kecil.
BACA JUGA:
- Langit Mei Membara, Ada Flower Moon hingga Bulan Pengkhianat
- Heboh Jonggol! Apa Itu Pelangi “Cloud Iridescence”? Tanda Bencana?
- Siap-siap! Ini Panduan Lengkap Saksikan Hujan Meteor Eta Aquarid
Daftar fenomena langit bulan Mei 2026
Berikut daftar fenomena langit sepanjang Mei 2026 beserta jadwal dan cara terbaik untuk menyaksikannya:
1. Flower Moon (Purnama Bunga) – 2 Mei 2026
Fenomena ini menjadi pembuka bulan Mei dengan fase purnama yang mencapai puncaknya pada 2 Mei 2026 pukul 00.23 WIB. Flower Moon merupakan istilah tradisional yang merujuk pada musim mekarnya bunga di belahan bumi utara.
Bulan purnama ini bisa dilihat di seluruh Indonesia sejak terbit di ufuk timur saat matahari terbenam. Penggunaan binokular dapat membantu melihat detail kawah dan permukaan bulan dengan lebih jelas.
2. Puncak Hujan Meteor Eta Aquarid – 6-7 Mei 2026
Fenomena hujan meteor Eta Aquarid akan mencapai puncaknya pada malam 6 hingga 7 Mei. Meteor ini berasal dari sisa debu Komet Halley dan akan tampak melintas dari arah rasi Aquarius mulai pukul 02.00 hingga 05.00 WIB.
Untuk menikmati pemandangan terbaik, disarankan mencari lokasi minim polusi cahaya dan menghadap ke arah timur.
3. Earthshine Mornings (Cahaya Da Vinci) – 12-13 Mei 2026
Fenomena ini terjadi saat sisi gelap bulan sabit tampak bercahaya redup akibat pantulan sinar matahari dari Bumi.
Cahaya Da Vinci paling ideal diamati menjelang matahari terbit di langit timur. Meski dapat dilihat langsung, teleskop atau teropong akan memberikan visual yang lebih memukau.
4. Super New Moon (Bulan Baru Super) – 17 Mei 2026
Pada 17 Mei, Bulan berada di titik terdekat dengan Bumi dalam fase bulan baru. Nah, karena posisinya sejajar dengan Matahari, bulan tidak akan terlihat.
Namun, kondisi langit gelap tanpa cahaya bulan menjadi waktu terbaik untuk pengamatan bintang, galaksi, maupun fotografi astronomi.
5. Earthshine Nights (Cahaya Da Vinci Malam) – 19-20 Mei 2026
Fenomena ini merupakan versi malam dari Earthshine. Sabit bulan tipis akan tampak setelah matahari terbenam di ufuk barat, disertai cahaya redup pada sisi gelapnya. Pemandangan ini sangat cocok untuk fotografi langit malam.
6. Micro Blue Moon – 31 Mei 2026
Fenomena langka ini menjadi penutup Mei 2026. Disebut Blue Moon karena merupakan purnama kedua dalam satu bulan kalender, dan disebut Micromoon karena bulan berada di titik terjauhnya dari Bumi.
Akibatnya, ukuran bulan tampak lebih kecil sekitar 14 persen dibanding purnama biasa. Meski demikian, fenomena ini tetap menarik diamati sepanjang malam dengan mata telanjang maupun teleskop.
Mei 2026 menjadi bulan yang kaya akan peristiwa astronomi menarik, sehingga para penggemar langit malam disarankan mencatat jadwalnya agar tidak melewatkan setiap momen spektakuler tersebut.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply