Gandeng Damkar, SMA Tarakanita 2 Gelar Simulasi Kebakaran

SMA Tarakanita 2 Jakarta membekali siswa kelas X dan XI edukasi pencegahan serta praktik penanggulangan kebakaran bersama Damkar
SMA Tarakanita 2 Jakarta membekali siswa kelas X dan XI edukasi pencegahan serta praktik penanggulangan kebakaran bersama Damkar (KalderaNews/Winarto)
Sharing for Empowerment

SMA Tarakanita 2 Jakarta membekali siswa kelas X dan XI edukasi pencegahan serta praktik penanggulangan kebakaran bersama Damkar.

JAKARTA, KalderaNews.com – Mengisi masa-masa akhir tahun ajaran 2025/2026, SMA Tarakanita 2 Jakarta menggelar pekan pembinaan rutin bagi seluruh siswa kelas X dan XI (Fase E dan Fase F).

Program tahunan ini dirancang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia siswa melalui pembekalan pendidikan non-akademik, seperti kunjungan kampus (visit kampus), lokakarya (workshop), seminar, hingga sosialisasi keselamatan.

Salah satu agenda krusial dalam pekan pembinaan ini adalah sosialisasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran yang digelar pada Jumat, 12 Juni 2026.

BACA JUGA:

Kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Jakarta Utara, yang dipimpin langsung oleh Kepala Sektor Dinas Kebakaran Kecamatan Penjaringan, Dede Budi, S.Pd.

Kepala SMA Tarakanita 2 Jakarta menegaskan bahwa edukasi ini sangat penting karena berkaitan langsung dengan keselamatan jiwa. Oleh karena itu, para siswa wajib memahami Standar Operasional Prosedur (SOP) keselamatan, karakteristik api, risiko, serta cara menyelamatkan diri saat situasi darurat.

Dalam pemaparannya, Pak Dede Budi mengingatkan bahwa kebakaran tidak dapat diprediksi dan bisa terjadi kapan saja. “Hal pertama yang paling penting adalah pencegahan agar kita terhindar dari bencana. Lebih baik mencegah daripada menanggulangi,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan langkah penanggulangan awal jika api mulai muncul. Siswa diajarkan cara menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dengan benar. Selain APAR, masyarakat juga bisa memanfaatkan benda di sekitar rumah untuk memadamkan api kecil, seperti karung goni atau seprai basah, asalkan memahami teknik yang aman.

Lebih lanjut, tim Damkar mengimbau para siswa agar tidak panik saat menghadapi kebakaran. Mereka diminta untuk segera memetakan akses keluar gedung, mencari sarana penyelamatan, dan langsung menghubungi nomor darurat pemadam kebakaran di 112 atau mengontak pos damkar terdekat demi meminimalisasi risiko yang lebih besar.

Selain memberikan teori mengenai tugas-tugas petugas pemadam, tanda-tanda awal, serta potensi pemicu kebakaran di berbagai lokasi, tim Damkar juga mengenalkan jenis-jenis kebakaran beserta alat pemadam tradisional dan modern.

Siswa diperkenalkan dengan karakteristik APAR portabel berukuran 1 kg hingga 9 kg yang menggunakan media pemadam seperti CO2, Chemical Dry Powder, Foam, maupun Liquid Gas.

Guna memperkuat pemahaman, kegiatan tidak berhenti pada teori saja. Setelah sesi pemaparan materi selesai, agenda langsung dilanjutkan dengan simulasi dan praktik pemadaman api di lapangan sekolah.

Beberapa perwakilan siswa mendapatkan kesempatan langsung untuk mempraktikkan teknik menjinakkan api menggunakan APAR dan kain basah di bawah pengawasan ketat petugas.

Melalui sinergi ini, SMA Tarakanita 2 Jakarta berharap dapat terus fokus pada pengembangan pribadi siswa dengan membekali mereka wawasan, pengetahuan, dan keterampilan praktis yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari. (Penulis: Winarto)

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*