Absensi S3 UI Kaku, Cek Klarifikasi Nohok Sabrina Chairunnisa Kritik Netizen

selebgram Sabrina Chairunnisa
Selebgram Sabrina Chairunnisa (KalderaNews/IG. Sabrina Chairunnisa)
Sharing for Empowerment

Dikritik netizen karena soroti bobot absensi kuliah S3 di Indonesia, selebgram Sabrina Chairunnisa beri klarifikasi menohok.

JAKARTA, KalderaNews.com – Keputusan selebgram Sabrina Chairunnisa untuk mengundurkan diri dari program Doktor (S3) Ilmu Komunikasi di Universitas Indonesia (UI) menuai sorotan publik.

Langkah ini memicu pro-kontra di media sosial, terutama setelah Sabrina melontarkan pandangannya mengenai bobot absensi perkuliahan yang masih menjadi syarat utama kelulusan di Indonesia.

BACA JUGA:

Menanggapi berbagai kritikan dan tudingan netizen yang dinilai menggiring opini, istri dari Deddy Corbuzier ini akhirnya memberikan klarifikasi terbuka terkait prioritas hidupnya saat ini.

Alasan Utama Mundur S3 UI: Prioritas Karier di New York

Melalui kolom komentar di media sosial miliknya, Sabrina menegaskan bahwa pengunduran dirinya bukan karena ia ingin bertindak seenaknya terhadap aturan kampus. Alasan mendasar di balik keputusan besar ini adalah adanya perubahan rencana hidup yang membuatnya harus pindah ke luar negeri.

“Hehehe karena aku sadar betul enggak bisa seenaknya makanya mengundurkan diri mba, kebetulan prioritasku saat ini memulai karir di NY (New York) jadi memang enggak memungkinkan untuk lanjut S3 di Indonesia,” tulis Sabrina.

Ia juga membantah tuduhan netizen yang menyebut dirinya tidak tahu konsekuensi bobot kehadiran sejak awal mendaftar program doktor.

“Bukan enggak tahu, but things change, plans change. Aku pun enggak pernah tahu kalau hidupku tiba-tiba ada perubahan besar tahun lalu yang bikin aku akhirnya memilih untuk pindah,” jelasnya lagi. Bagi Sabrina, keputusan meninggalkan studi S3 di Indonesia adalah hal yang sulit, namun ia harus memilih prioritasnya saat ini (“I have my own priority now”).

Soroti Sistem Absensi di Indonesia: Hanya Harapan, Bukan Menyalahkan

Perdebatan di kalangan netizen bermula ketika Sabrina membagikan kabar pengunduran dirinya seraya menyelipkan harapan agar universitas di Indonesia bisa lebih fleksibel mengenai absensi bagi mahasiswa tingkat lanjut, berkaca dari sistem pendidikan di luar negeri.

Sabrina berharap ke depannya universitas di Indonesia tidak lagi menjadikan absensi sebagai bobot utama atau syarat mutlak untuk mengikuti ujian final (final exam).

Ia sempat memberikan contoh perbandingan dengan sistem perkuliahan di Singapura yang tidak seketat di Indonesia dalam hal kehadiran fisik.

Merespons netizen yang menudingnya menyalahkan sistem pendidikan, Sabrina memberikan jawaban menohok.

Sekadar Harapan: “Bagian mana nyalahin sistem? I said, hopefully. Jadi cuma sekedar harapan,” cetus Sabrina.

Sentilan untuk Opini Publik: “Soal presensi hanya harapan kedepan untuk univ di Indonesia. Lastly, point dari pengunduran ini karena jalan hidupku berubah. Itu aja sih. Best emang netizen kalau udah soal giring opini,” tambahnya.

Pro-Kontra Netizen: Realitas Mahasiswa S3 di Dunia Nyata

Meskipun menuai kritik, opini Sabrina mengenai relevansi absensi bagi mahasiswa S3 sebenarnya mendapatkan banyak dukungan dari sebagian netizen lain. Banyak yang sepakat bahwa mahasiswa S3 rata-rata sudah berusia matang dan memiliki tanggung jawab riil yang kompleks di luar akademik.

Beberapa komentar netizen yang mendukung langkah Sabrina antara lain:

“Baru tahu kalau S3 pun masih keberatan absensi ya. Kalau S1 oke lah, lagi masa-masa belajar emang. Tapi kalau udah S3 berarti kan lebih banyak real life matter yang harus diurus… Kok gitu enggak dipertimbangin ya?” tulis salah satu netizen.

“Nah ini maksudnya kak, real life things yg harus diurus, entah kerjaan, keluarga, S3 tuh rata-rata pasti udah 30-an ke atas enggak sih? Udah usia enggak nganggur lagi,” timpal netizen lainnya.

Pada akhirnya, Sabrina menegaskan bahwa keputusannya sudah bulat demi mengejar karier baru di New York, dan opininya mengenai absensi murni merupakan aspirasi demi kemajuan dunia akademik di Indonesia ke depan.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*