Beasiswa LPDP 2026 Tahap 2 Dibuka, Cek Jadwal, Kuota, dan Aturan Baru

Ilustrasi: Beasiswa LPDP 2024. (dok.lpdp)
Ilustrasi: Beasiswa LPDP 2024. (dok.lpdp)
Sharing for Empowerment

Beasiswa LPDP 2026 Tahap 2 resmi dibuka hingga 31 Juli 2026. Simak jadwal lengkap, tahapan seleksi, kuota, dan aturan terbaru pendaftaran.

JAKARTA, KalderaNews.com– Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026 resmi dibuka mulai 30 Juni hingga 31 Juli 2026.

Program beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ini memberikan kesempatan bagi masyarakat Indonesia untuk melanjutkan studi jenjang magister maupun doktoral di perguruan tinggi dalam dan luar negeri.

Peserta yang mendaftar harus melalui sejumlah tahapan seleksi, mulai dari seleksi administrasi, seleksi bakat skolastik, hingga seleksi substansi atau wawancara.

BACA JUGA:

Direktur Beasiswa LPDP, Dwi Larso, menegaskan bahwa kelengkapan dokumen menjadi syarat utama agar peserta dapat melaju ke tahap berikutnya.

“Ini hitam putih, kalau syaratnya kurang pasti tidak lulus. Kalau syaratnya tidak memenuhi syarat, contohnya IPK, bahasa Inggrisnya kurang, pasti tidak lulus,” ujarnya dalam konferensi pers di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat.

Pendaftar yang sudah memiliki LoA langsung ke seleksi substansi

Dwi menjelaskan, pelamar tujuan perguruan tinggi luar negeri yang telah mengantongi Letter of Acceptance (LoA) Unconditional tidak perlu mengikuti Seleksi Bakat Skolastik. Setelah dinyatakan lolos seleksi administrasi, mereka dapat langsung mengikuti Seleksi Substansi atau wawancara.

Sementara itu, peserta yang belum memiliki LoA wajib mengikuti Seleksi Bakat Skolastik yang berisi soal-soal logika, pemahaman bacaan, dan matematika dasar berbasis komputer.

“Yang belum punya LoA, mereka harus ikut semacam tes potensi akademik LPDP, kita sebut seleksi bakat scholastik atau tes bakat scholastik. Nah ini tesnya adalah di depan komputer mengerjakan soal-soal logika, matematika ringan, kemudian reading comprehension segala macam,” kata Dwi.

Ia menambahkan bahwa nilai tes akan langsung diketahui peserta setelah ujian selesai.

“Jadi ini sangat fair dan tidak ada question kenapa syarat lulus atau tidak lulus, karena nilainya sudah mereka tahu semua. Tinggal kita set passing grade-nya, kemudian yang lolos dari seleksi bakat scholastik,” jelasnya.

Mengenai passing grade Seleksi Bakat Skolastik, LPDP belum menetapkan nilai minimal sejak awal. Menurut Dwi, ambang batas kelulusan baru ditentukan menjelang akhir proses seleksi karena mempertimbangkan sejumlah faktor, seperti jumlah pendaftar, rata-rata nilai peserta, jenis program, bidang studi, negara tujuan, hingga ketersediaan dana investasi LPDP.

Jadwal Lengkap Beasiswa LPDP 2026 Tahap 2

Berikut jadwal pelaksanaan Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026:

  • Pendaftaran: 30 Juni–31 Juli 2026
  • Seleksi Administrasi: 3–27 Agustus 2026
  • Pengumuman Seleksi Administrasi: 28 Agustus 2026
  • Masa Sanggah: 29 Agustus–1 September 2026
  • Pengumuman Hasil Sanggah: 22 September 2026
  • Seleksi Bakat Skolastik: 27 September–4 Oktober 2026
  • Pengumuman Seleksi Bakat Skolastik: 9 Oktober 2026
  • Seleksi Substansi: 14 Oktober–20 November 2026
  • Pengumuman Akhir: 30 November 2026
  • Perkuliahan dimulai: Januari 2027

Kuota Beasiswa LPDP Tahap 2

Pada awal 2026, pemerintah sempat menyampaikan target kuota beasiswa LPDP sebanyak 5.750 penerima sepanjang tahun. Pada seleksi tahap pertama, LPDP telah menetapkan 2.753 awardee dari total 32.794 pendaftar.

Meski demikian, Direktur Keuangan dan Umum LPDP Albertus Kurniadi Hendartono mengatakan jumlah penerima tahap kedua belum dapat dipastikan.

Menurutnya, LPDP ingin menjaring talenta terbaik sebanyak mungkin, tetapi tetap harus memperhitungkan kemampuan pendanaan jangka panjang agar keberlangsungan studi para penerima beasiswa tetap terjamin.

Sementara itu, Direktur Utama LPDP Yon Arsal menyampaikan bahwa pihaknya akan mengoptimalkan hasil pengelolaan dana investasi sehingga jumlah penerima beasiswa dapat dimaksimalkan sesuai kapasitas yang tersedia.

Aturan Baru LPDP 2026 Tahap 2

LPDP juga menerapkan sejumlah perubahan kebijakan pada seleksi tahap kedua.

1. Persyaratan sertifikat bahasa Inggris lebih fleksibel

  • Beberapa perubahan yang diberlakukan antara lain:
  • Pendaftar yang telah memiliki LoA Unconditional tidak lagi diwajibkan melampirkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris.
  • Tersedia tambahan pilihan sertifikat bahasa Inggris dari pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri.
  • Untuk pelamar luar negeri yang belum memiliki LoA, kini sertifikat Duolingo English Test dapat digunakan sebagai salah satu syarat.
  • Khusus jalur Doctor by Research, skor minimal bahasa Inggris diturunkan dibandingkan seleksi tahap pertama.
  • Peserta afirmasi Putra-Putri Papua tetap tidak diwajibkan memenuhi syarat IPK minimal maupun sertifikat kemampuan bahasa Inggris.

2. Daftar kampus tujuan diperluas

LPDP juga menambah jumlah Universitas Unggulan dari sebelumnya 17 perguruan tinggi menjadi 31 universitas.

Rinciannya terdiri atas:

  • 17 universitas unggulan yang terbuka untuk seluruh program studi.
  • 14 universitas tambahan khusus program STEM.

Selain itu, daftar perguruan tinggi tujuan untuk program STEM Industri Strategis, SHARE, double/joint degree, serta Beasiswa Keolahragaan juga telah diperbarui.

Pada tahap kedua ini, LPDP kembali membuka sejumlah skema beasiswa, di antaranya Beasiswa STEM Industri Strategis, Beasiswa SHARE (Social, Humanities, Arts for People, Religious Studies, Economics), Beasiswa Akselerasi Universitas Unggulan, Beasiswa Keolahragaan, dan Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional jalur Doctor by Research.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*