
Wali Kota Bima A. Rahman menjadi sorotan usai melantik istri dan iparnya sebagai pejabat. Simak profil A. Rahman selengkapnya!
JAKARTA, KalderaNews.com– Nama Wali Kota Bima, A. Rahman, tengah menjadi sorotan publik setelah melantik istri dan iparnya untuk menduduki jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kota Bima.
Pelantikan tersebut berlangsung bersamaan dengan mutasi puluhan pejabat yang digelar di Aula Maja Labo Dahu pada Rabu (1/7/2026) dan dipimpin langsung oleh A. Rahman bersama Wakil Wali Kota Feri Sofiyan.
Dua nama yang menjadi perhatian masyarakat adalah Badrah Ekawati, istri Wali Kota Bima, yang dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bima, serta M. Auwalyah, ipar Wali Kota, yang dilantik sebagai Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Bima.
BACA JUGA:
- Profil Om Zein Bupati Purwakarta, Disorot Usai Lagunya Tuai Polemik
- Sosok Kontroversial dan Profil Pendidikan Bupati Langkat Syah Afandin Kena OTT KPK
- Miris! Ini Sosok Lalu Muhammad Iwan Mahardan, Polisi Aktif Tersangka MBG
Lantik istri dan ipar, sosok A. Rahman disroot warganet
Penempatan dua kerabat dekat kepala daerah itu memicu polemik dan memunculkan berbagai tanggapan di tengah masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kota Bima menegaskan bahwa proses pengisian jabatan telah dilakukan sesuai ketentuan kepegawaian yang berlaku.
Juru Bicara Pemerintah Kota Bima, Muhammad Hasyim, mengatakan hubungan keluarga tidak dapat dijadikan alasan untuk memberikan perlakuan istimewa maupun menghambat karier seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).
Ia menjelaskan bahwa pengangkatan Badrah Ekawati, M. Auwalyah, serta pejabat lainnya telah melalui mekanisme yang berlaku.
Menurutnya, proses promosi jabatan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari kualifikasi, kompetensi, hingga rekam jejak masing-masing ASN selama menjalankan tugas.
Hasyim juga meminta masyarakat memberikan kesempatan kepada para pejabat yang baru dilantik untuk menunjukkan kinerja mereka sebelum memberikan penilaian.
Ia juga memastikan Pemerintah Kota Bima tetap akan melakukan evaluasi terhadap seluruh pejabat yang menduduki jabatan baru.
Profil A. Rahman, Walikota Bima
A. Rahman memiliki nama lengkap Abdul Rahman Haji Abidin. Ia lahir di Bima, Nusa Tenggara Barat, pada 31 Desember 1966. Sebelum menjadi Wali Kota Bima, ia telah meniti karier politik cukup panjang di Provinsi NTB.
A. Rahman resmi menjabat sebagai Wali Kota Bima setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada 20 Februari 2025. Sebelumnya, ia merupakan anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat periode 2019–2024 dari Partai Demokrat.
Pada Pilkada Kota Bima 2024, A. Rahman berpasangan dengan Feri Sofiyan dan berhasil memenangkan kontestasi dengan perolehan 49.032 suara atau 51,01 persen dari total suara sah.
Di bidang pendidikan, A. Rahman mengawali sekolah di SD Negeri 3 Bima, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 25 Bima dan SMA Negeri 1 Bima. Ia menyelesaikan pendidikan tinggi di Universitas Mataram dengan gelar Sarjana Ekonomi pada tahun 1990.
Selain aktif di pemerintahan, A. Rahman juga memiliki pengalaman di berbagai organisasi, di antaranya pernah menjadi Ketua Bidang Ekonomi HIPMI Kota Bima, Ketua Umum Partai Persatuan Demokrasi Kebangsaan, Ketua Umum Partai Demokrasi Kebangsaan Kota Bima, Ketua Umum PSSI Kota Bima, hingga menjabat Wakil Ketua Partai Demokrat Provinsi NTB periode 2022–2027.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan pada 19 Maret 2026 untuk periodik tahun 2025, A. Rahman tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp9.100.474.186 tanpa utang. Kekayaan tersebut terdiri atas aset tanah dan bangunan, kendaraan, serta kas dan setara kas.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply