5 Jurusan Langka dan Unik di Indonesia: Ada Astronomi hingga Batik

Para pelajar Mother Theresa Catholic College belajar alat musik gamelan di KJRI Perth, Australia. (KalderaNews.com/Dok.KJRI Perth)
Para pelajar Mother Theresa Catholic College belajar alat musik gamelan di KJRI Perth, Australia. (KalderaNews.com/Dok.KJRI Perth)
Sharing for Empowerment

Intip 5 jurusan unik dan langka di universitas Indonesia, dari Teknologi Batik hingga Rekayasa Nanoteknologi. Cek di sini!

JAKARTA, KalderaNews.com – Selain program studi umum seperti Manajemen, Akuntansi, atau Teknik Informatika, beberapa perguruan tinggi di Indonesia menawarkan jurusan yang sangat spesifik dan unik.

Bahkan, beberapa di antaranya berkaitan erat dengan kekayaan budaya lokal sehingga tidak dapat ditemukan di negara lain.

Kehadiran jurusan-jurusan langka ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan tenaga ahli di bidang spesifik, mulai dari konservasi budaya, eksplorasi sains antariksa, hingga pengembangan teknologi tingkat lanjut.

BACA JUGA:

Berikut adalah 5 jurusan unik dan langka di Indonesia:

1. Teknologi Batik – Universitas Pekalongan (Unikal)

Program studi ini berfokus pada studi komprehensif mengenai batik, mencakup aspek sejarah, nilai filosofi, kimia pewarnaan, hingga teknik pembuatan serta manajemen industri kreatif batik.

  • Keunggulan: Menjadi pusat riset dan pelestarian warisan budaya yang diakui UNESCO.
  • Alternatif Kampus: Selain Unikal, studi seni yang berkaitan dengan batik juga dikembangkan di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.

2. Astronomi – Institut Teknologi Bandung (ITB)

Astronomi merupakan cabang ilmu fisika yang mempelajari benda-benda langit dan fenomena alam semesta. Di Indonesia, program studi Sarjana (S1) Astronomi hanya ada satu-satunya di Institut Teknologi Bandung.

  • Fokus Studi: Menggunakan penerapan matematika modern dan fisika kuantum untuk analisis data pengamatan antariksa dan pemodelan astrofisika.

3. Teknik Nuklir – Universitas Gadjah Mada (UGM)

Jurusan ini mempelajari prinsip-prinsip fisika nuklir, pemanfaatan radiasi, serta aplikasinya dalam bidang energi, medis, dan industri.

  • Pilihan Institusi di Indonesia:
    • Program S1: Universitas Gadjah Mada (UGM)
    • Program Vokasi (D4/D3): Politeknik Teknologi Nuklir Latan (dahulu STTN-BATAN)
    • Program Doktoral (S3): Institut Teknologi Bandung (ITB)

4. Rekayasa Nanoteknologi – Universitas Airlangga (Unair)

Sebagai bagian dari cabang teknik terapan, jurusan ini memfokuskan studi pada manipulasi materi berukuran nanoscale untuk menciptakan fungsi atau material baru.

  • Prospek & Penerapan: Lulusannya dipersiapkan untuk riset lintas disiplin di sektor manufaktur modern, pengembangan obat-obatan (biomedical), energi terbarukan, dan perangkat elektronik masa depan.
  • Lokasi: Saat ini program S1 Rekayasa Nanoteknologi secara spesifik baru diselenggarakan oleh Universitas Airlangga.

5. Seni Karawitan – Institut Seni Indonesia (ISI)

Seni Karawitan fokus pada eksplorasi, seni pertunjukan, dan akademisi musik tradisional Indonesia, khususnya musik gamelan daerah Jawa, Sunda, Bali, dan Madura.

  • Fokus Studi: Mempelajari teknik vokal tradisional (sinden/gerong), penguasaan instrumen gamelan, komposisi karawitan, hingga etnomusikologi.
  • Lokasi Kampus: Dapat dijumpai di perguruan tinggi seni negeri seperti ISI Yogyakarta, ISI Surakarta, ISI Denpasar, dan ISBI Bandung.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


9 views