
BANDUNG, KalderaNews.com – Sekolah swasta di Jawa Barat sempat ketar-ketir, gegara anggarannya jadi nol Rupiah. Begini penjelasan lengkap Kang Dedi Mulyadi.
Kabar heboh itu disampaikan Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jabar, Maulana Yusuf Erwinsyah usai rapat bersama Dinas Pendidikan.
Ia menyatakan bahwa besaran bantuan untuk sekolah swasta kini menjadi Rp0 (nol rupiah).
BACA JUGA:
- Miris! Sepanjang 2025, KPAI Ungkap 12.658 Anak di 38 Provinsi Alami Keracunan MBG, Terbanyak Jawa Barat
- Resmi! Pemprov Jawa Barat Keluarkan Surat Edaran Larang Guru Terapkan Hukuman Fisik kepada Siswa!
- Cek Kalender Pendidikan 2025/2026 Wilayah Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah
Sontak, kabar tersebut memicu kekhawatiran di kalangan pengelola sekolah swasta yang mengandalkan dukungan dana operasional dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar.
Maulana memaparkan bahwa keputusan tersebut diambil, karena ada pemotongan anggaran dari pemerintah pusat serta beban tunggakan Pemprov Jabar.
Sebelumnya, bantuan tersebut disalurkan melalui skema dana Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU).
Maulana menilai, bila terjadi efisiensi anggaran akibat tunggakan, mestinya yang dipangkas bukan bantuan pendidikan untuk sekolah swasta.
Penjelasan Kang Dedi
Melalui akun Instagram @humas_jabar, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa bantuan pendidikan untuk sekolah swasta sebenarnya tidak dihapus, tetapi cara penyalurannya yang dialihkan agar lebih tepat sasaran.
Jika sebelumnya bantuan pendidikan disalurkan melalui sekolah atau yayasan di bawah skema BPMU, kini dalam kebijakan terbaru bantuan tersebut akan dialihkan menjadi program beasiswa bagi siswa yang tidak mampu.
Sehingga, siswa dari keluarga tidak mampu yang bersekolah di swasta bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar.
Seluruh biaya pendidikan siswa akan ditanggung sepenuhnya Pemprov Jabar.
Tak hanya bebas SP, bantuan ini juga mencakup kebutuhan pribadi siswa, seperti seragam sekolah gratis, sepatu, hingga buku pelajaran.
Dengan demikian, bantuan pendidikan untuk sekolah swasta di Jabar tidak hilang, tetapi dialihkan dan disalurkan langsung ke siswa yang tidak mampu secara ekonomi.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply