
Jangan pusing tak lolos SPMB! Pemkot Bekasi siap bayari sekolah swasta sampai Rp3 juta setahun untuk siswa kurang mampu.
BEKASI, KalderaNews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi resmi meluncurkan program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG).
Lewat program ini, siswa yang memenuhi syarat akan diguyur bantuan pendidikan sebesar Rp3 juta per tahun.
Plh Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada anak di Bekasi yang putus sekolah karena kendala biaya.
BACA JUGA:
- Panduan Lengkap SPMB Bekasi: Jadwal, Jalur, dan Aturan Terbaru CAT
- Siap Rebutan Kursi! SPMB Jatim 2026 Jalur Zonasi Segera Dibuka
- Nilai Rapor atau TKA, Mana yang Bobotnya Besar di SPMB Jakarta?
“Insyaallah kerja sama ini dalam hal beasiswa. Jadi BMPS itu menggratiskan bagi siswa kita yang punya keterbatasan atau bagi mereka yang tidak mampu,” ujar Harris.
Bukan cuma SPP, uang gedung dan ujian juga Rp0!
Sekretaris Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bekasi, Ayung Sardi Dauly, membeberkan bahwa skema bantuan ini akan disalurkan dalam bentuk subsidi bulanan sebesar Rp250.000.
Hebatnya lagi, skema kerja sama (MoU) ini mengunci sekolah peserta agar tidak menarik pungutan liar.
Siswa RSSG dipastikan bebas dari beban uang gedung hingga biaya ujian.
“Uang gedung enggak. Malah sekolah yang ikut RSSG ini oleh pemerintah di MoU itu enggak boleh narik uang gedung. Enggak boleh narik uang ujian juga,” tegas Ayung, Senin (8/6/2026).
Tantangan dan kuota sekolah peserta
Meski program ini menjadi angin segar bagi warga, belum semua sekolah swasta di Bekasi bergabung.
Saat ini, baru ada 56 sekolah swasta (sekitar 20% dari total 256 sekolah swasta di Kota Bekasi) yang siap menampung siswa RSSG.
Program ini memang diprioritaskan bagi sekolah yang kekurangan murid dan memiliki tarif SPP maksimal Rp250.000 per bulan. Sekolah dengan SPP di atas Rp300.000 umumnya menarik diri karena khawatir pendapatan operasional mereka menyusut.
Siapa yang berhak mendaftar?
Program RSSG ini diprioritaskan untuk:
- Siswa dari keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi (kurang mampu).
- Siswa yang domisili rumahnya berada di sekitar lingkungan sekolah swasta peserta.
Tak berhenti di tingkat sekolah menengah, Pemkot Bekasi kabarnya juga tengah melebarkan sayap dengan menggandeng hampir 20 perguruan tinggi setempat untuk memperluas akses beasiswa ke jenjang kuliah.
Program jaring pengaman pendidikan ini diharapkan dapat menjadi solusi konkret pemerataan kualitas SDM di Kota Patriot.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply