
Diduga tunjuk keponakan jadi Komisaris PT PP & Tenaga Ahli Kementerian PU, Menteri Dody Hanggodo diserang netizen.
JAKARTA, KalderaNews.com – Jagat media sosial, khususnya platform Threads, tengah dihebohkan oleh dugaan praktik nepotisme yang menyeret nama Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo.
Isu ini mencuat setelah akun Threads @jefr.i5164 mengunggah sebuah rumor terkait penunjukan anggota keluarga menteri di posisi strategis pemerintahan dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Dalam unggahan yang viral tersebut, Dody Hanggodo diduga telah menyalahgunakan wewenangnya untuk menunjuk keponakannya sendiri, Aisyah Zakkiyah, sebagai tenaga ahli di Kementerian PU sekaligus menduduki kursi Komisaris di PT PP (Persero) Tbk.
BACA JUGA:
- Profil Mufli Budi Ananda, Komisaris Krakatau Posco yang Jadi Sorotan
- Siapa Ginka Febriyanti Ginting, Komisaris Pertamina Retail yang Viral?
- Sosok Tersangka Korupsi MBG Glory, Eks McKinsey dan Lulusan ITB
“Penunjukan ini menjadi sorotan mengingat Aisyah Zakkiyah tidak memiliki rekam jejak atau pengalaman kerja di bidang konstruksi,” tulis akun @jefr.i5164 dalam unggahannya yang menandai akun resmi @kementerianpu dan @ptpp_id.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi atau klarifikasi dari pihak Kementerian PU maupun PT PP terkait kebenaran tuduhan yang beredar di media sosial tersebut.
Riwayat Karier Dipertanyakan, Netizen Soroti Kompetensi
Isu ini langsung memicu gelombang kritik tajam dari warganet. Banyak netizen yang menyoroti rekam jejak karier Aisyah yang dinilai melompat terlalu jauh tanpa latar belakang industri konstruksi atau infrastruktur yang memadai untuk jabatan sekelas Tenaga Ahli Kementerian dan Komisaris BUMN.
Berikut adalah beberapa reaksi dan komentar asli dari netizen di Threads yang memprotes dugaan KKN tersebut:
- @tandarg: “Anjir dari sales > direktur > tenaga ahli. Bagi cheatnya Mba 🫠”
- @boyafrial: “Ngeri banget ya, kalo TA doang sih biasa, kalo sampek Komisaris PP ini dah ga masuk akal sih”
- @jasminedaisy2025: “Pengalaman kerja masing2 satu tahun di 2 PT sebelumnya 😭”
- @paspepa: “Post jabatan nya cuma setahun setahun. Sus.”
- @syifffap: “APA NGGA DIKETAWAIN BU SILVIA HALIM YAA WKWKWKWKWKWKK NGAKAK BGT” (Catatan: Silvia Halim adalah Deputi Sarana dan Prasarana OIKN yang dikenal memiliki rekam jejak panjang di bidang infrastruktur).
Ketimpangan Sosial: Jalur Pintas vs Perjuangan CPNS
Selain masalah kompetensi, netizen juga menyuarakan rasa frustrasi mereka mengenai sulitnya masyarakat biasa untuk menembus seleksi pegawai di Kementerian PU, yang sangat kontras dengan kemudahan jalur koneksi keluarga (nepotisme).
- @slavency21: “Yg rakyat biasa harus belajar mati2an demi lolos tes CPNS di kementrian PU formasi 1 saingan ribuan. Sdngkan Yg punya koneksi mudah gitu aja jadi tenaga ahli.”
- @unsureentity: “Mau jd pns umbi d pu aja susahnya bukan maen tes nya, ternyata kalo punya om lebih gampang”
- @ecky.vrn: “Enak kali ya tinggal dimasukkan om sndiri, anj anj”
- @tanpajah: “Menteri kok nampak jelas korupnya, nggak malu2 lagi”
- @marissasheliya: “Bobrok parah!!!”
Desakan Publik untuk Transparansi
Gerakan citizen journalism di platform Threads ini mendapat apresiasi dari sebagian pengguna lain yang berharap agar borok-borok birokrasi terus dibuka ke publik agar menciptakan efek jera.
“Sumpahh warga thread kalian kereenn..spil lg yang lain nya..jangan kasih ruang,” tulis akun @sagalaherang56.
Sementara itu, akun @surpraba71 menyuarakan sinisme terhadap sistem pemerintahan saat ini dengan berkomentar, “Di jaman Joko Widodo dan Prabowo mana ada yg tak KKN.”
Hingga berita ini diturunkan, publik masih menunggu transparansi dan jawaban konkrit dari Menteri PU Dody Hanggodo mengenai keabsahan penunjukan jabatan Aisyah Zakkiyah demi menjaga integritas Kementerian PU dan tata kelola BUMN yang bersih.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply