
JAKARTA, KalderaNews.com – Empat rumah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menjadi sasaran penjarahan oleh massa pada Sabtu-Minggu 30-31 Agustus 2025.
Peristiwa ini terjadi setelah gelombang demonstrasi menuntut pembatalan tunjangan rumah anggota DPR yang dinilai tidak adil di tengah kesulitan ekonomi rakyat.
Keempat anggota dewan tersebut adalah Ahmad Sahroni, Uya Kuya, Eko Patrio, dan Nafa Urbach.
BACA JUGA:
- Setelah Rumah Sahroni, Penjarahan Meluas ke Rumah Eko Patrio dan Uya Kuya, Nafa Urbach Nyusul Meminta Maaf
- Inilah Sosok Salsa Erwina Hutagalung, Jawara Debat Internasional Alumni UGM yang Berani Tantang Debat Sahroni
- Profil Abigail Limuria, Co-Founder WIUI yang Disorot di Media Sosial Usai Bicara di Al Jazeera tentang Demo DPR
Peristiwa penjarahan ini sontak memicu beragam reaksi di media sosial.
Banyak warganet yang menyayangkan tindakan anarkis tersebut, namun tidak sedikit pula yang menganggapnya sebagai bentuk puncak kemarahan rakyat terhadap para wakilnya.
Lantas superti apa latar pendidikan mereka?
1). Ahmad Sahroni
Ahmad Sahroni (lahir 8 Agustus 1977) adalah seorang pengusaha dan politikus Indonesia dari Partai Nasional Demokrat.
Ahmad Sahroni, yang kerap dijuluki “Crazy Rich Tanjung Priok” menempuh pendidikan di SDN Kebon Bawang 05 Pagi, SMP Yappenda Jakarta Utara dan SMA Negeri 114 Jakarta Utara.
Selanjutnya ia meraih gelar Sarjana Ekonomi (S.E.) dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pelita Bangsa (2009), Magister Ilmu Komunikasi (M.I.Kom.) dari Stikom InterStudi (2020) dan Doktor Ilmu Hukum (Dr. Hk.) di Universitas Borobudur Jakarta (2024).
Ia memulai karier politiknya dengan bergabung ke Partai NasDem pada 2013. Pada pemilihan umum legislatif 2014, Ahmad Sahroni terpilih sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan DKI Jakarta III dengan perolehan 60.683 suara.
Di DPR RI, ia awalnya bertugas di Komisi XI. Pada 2016, ia dipindahkan ke Komisi III yang menangani masalah hukum dan HAM. Sejak 2019, ia dipercaya menjabat Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Pada 2025 jabatannya dicopot.
2). Uya Kuya (Nama Surya Utama)
Nama Surya Utama atau lebih dikenal dengan Uya Kuya, kembali menjadi sorotan sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Uya mengenyam pendidikan di sekolah unggulan, yakni SMA Negeri 8 Jakarta. Setelah itu, ia berhasil diterima sebagai mahasiswa Universitas Indonesia (UI) dengan mengambil jurusan Ilmu Politik.
Uya Kuya adalah lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dari Universitas Indonesia (UI). Keputusan Uya Kuya untuk mengambil jurusan Ilmu Politik di UI menunjukkan ketertarikannya pada dunia sosial dan kenegaraan sejak muda.
Presenter Uya Kuya mendapat suara tertinggi mewakili Partai Amanat Nasional (PAN) untuk dapil DKI Jakarta II (meliputi Kota Jakarta Pusat dan Kota Jakarta Selatan, serta mewakili konstituen Warga Negara Indonesia di luar negeri).
3). Eko Patrio (Eko Hendro Purnomo)
Eko Hendro Purnomo yang lebih dikenal dengan Eko Patrio lahir 30 Desember 1970. Dikutip dari situs resmi DPR RI, Eko Patrio menempuh pendidikan Sekolah Dasar di SD Negeri 03 Pagi pada tahun 1977-1983.
Kemudian, ia melanjutkan pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di SMP 21 Pagi tahun 1983-1986.
Lulus SMP, Eko Patrio bersekolah di SMA 18 Siang tahun 1986-1989.
Eko pun melanjutkan pendidikan Ilmu Jurnalistik di Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Jakarta pada tahun 1989-1996.
Pada tahun 2009 Eko menjadi caleg nomor urut satu melalui Partai Amanat Nasional untuk daerah pemilihan Jawa Timur 8, yang mencakup Kabupaten Nganjuk, daerah kelahiran orang tuanya.
Pada pemilihan umum legislatif Indonesia 2014, Eko maju sebagai calon legislatif DPR dari daerah pemilihan Jawa Timur 8. Eko pun lolos dan menjadi anggota DPR periode 2014—2019 dengan perolehan 69.301 suara.
4). Nafa Urbach
Berdasarkan situs mpr.go.id, Nafa Urbach tercatat menempuh pendidikan sekolah dasar (SD) di Sumber Rejo Magelang dan lulus pada 1992. Nafa Urbach kemudian menyelesaikan tingkat menengah pertama di SMP Kanisud Pandowo pada 1995.
Nafa Urbach kemudian melanjutkan pendidikannya di SMU PGRI 6 Cempaka Putih pada 1995-1998. Setelah SMA, Nafa memilih fokus kariernya di dunia hiburan.
Ibu satu anak ini baru memulai kuliah sarjana baru pada September 2024. Lewat unggahannya di Instagram, Nafa mengungkapkan bahwa ia kini menempuh pendidikan di Universitas Al-Azhar Indonesia Program Studi Ilmu Hukum.
Pada Pemilu 2024, Nafa Urbach maju sebagai calon legislatif DPR RI Dapil 6 Jawa Tengah meliputi Kabupaten Magelang, Purworejo, Temanggung, Wonosobo dan Magelang. Nafa mendapatkan 67 ribu suara dan berhasil lolos ke Senayan.
Sebagai anggota DPR RI, Nafa Urbach tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp20 miliar dengan rincian harta berupa tanah dan bangunan seluas 108 meter persegi dengan bangunan seluas 90 meter persegi di Magelang, Jawa Tengah senilai Rp700 juta.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply