Jakarta Siaga Demo Besar Besok! Ini Daftar Jalan Yang Wajib Dihindari

Demo mahasiswa
Anggota TNI ikut menghadang dan menghalangi aksi demo mahasiswa dan BEM UI (KalderaNews/Ist)
Sharing for Empowerment

Demo 2 tahun Prabowo-Gibran di Istana & Tugu Tani Selasa 20 Oktober 2026 berpotensi macetkan Jakarta Pusat. Cek rutenya!

JAKARTA, KalderaNews.com – Lalu lintas di sejumlah wilayah Jakarta Pusat diproyeksikan mengalami kepadatan signifikan pada Selasa, 20 Oktober 2026.

Potensi kemacetan dipicu oleh rencana aksi demonstrasi berskala besar yang digalang oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Aliansi BEM Seluruh Indonesia (BEM SI), serta berbagai elemen masyarakat sipil.

BACA JUGA:

Aksi penyampaian pendapat ini digelar bertepatan dengan momentum dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Peringatan Resmi TMC Polda Metro Jaya

Melalui akun Instagram resminya (@tmcpoldametro), TMC Polda Metro Jaya mengimbau para pengguna jalan untuk mengantisipasi potensi kemacetan parah dan menyesuaikan rute perjalanan harian.

“Pengguna jalan diimbau menggunakan rute alternatif, mengatur waktu perjalanan, serta mengikuti petunjuk dan arahan petugas di lapangan,” tulis imbauan resmi TMC Polda Metro Jaya, Senin (19/10/2026).

Pihak kepolisian menegaskan bahwa rekayasa arus lalu lintas akan diberlakukan secara situasional sesuai dinamika jumlah massa di lapangan.

Daftar Ruas Jalan Berpotensi Macet & Terdampak Rekayasa

Pengendara diminta mewaspadai dan sebisa mungkin menghindari kawasan di sekitar Istana Negara, Kawasan Tugu Tani, hingga Tugu Proklamasi.

Ruas Utama Terdampak Rekayasa Lalu Lintas: Jalan Medan Merdeka Selatan

Ruas Jalan Lain yang Berpotensi Alami Kepadatan Tinggi: Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Medan Merdeka Timur, Jalan Majapahit, Jalan Abdul Muis, Jalan Budi Kemuliaan, Jalan H. Fachrudin, Jalan M.H. Thamrin, Jalan Perwira, Jalan M.I. Ridwan Rais, Jalan Menteng Raya dan Jalan Kebon Sirih.

BEM UI & Koalisi Sipil Gelar Aksi di Dua Titik Utama

Ketua BEM UI, Yatalathof Imawan (Athof), mengonfirmasi bahwa massa mahasiswa akan turun ke jalan bersama aliansi universitas lain dan elemen masyarakat sipil.

Aksi fokus terkonsentrasi di dua lokasi strategis Jakarta Pusat:

  • Area Tugu Tani (Jalan Raya Kebon Sirih)
  • Tugu Proklamasi (Menteng)

Athof menegaskan aksi ini lahir dari rasa kekecewaan mendalam terhadap jalannya roda pemerintahan selama dua tahun terakhir.

“Dua tahun pemerintahan yang gagal untuk apa dievaluasi? Kita bergerak karena sudah tidak ada harapan. Kedaulatan rakyat direbut oleh penguasa dapat dilihat dari segala ironi dan penindasan di berbagai daerah. Jadi kita bergerak atas dasar ingin rakyat berdaulat,” ujar Athof.

Gerakan ini juga ramai disuarakan di media sosial oleh Aliansi BEM SI dan Serikat Tahanan Politik dengan mengunggah kembali gambar lambang Garuda berlatar biru bertuliskan “Peringatan Darurat”.

Panduan bagi Pengguna Jalan

Untuk menghindari terjebak kemacetan panjang selama aksi berlangsung, masyarakat diimbau untuk:

Gunakan Transportasi Publik: Manfaatkan moda transportasi berbasis rel seperti MRT, LRT, atau KRL Commuter Line.

Pantau Update Real-Time: Cek kondisi jalan secara berkala melalui navigasi digital (Google Maps/Waze) dan media sosial @tmcpoldametro.

Pilih Rute Alternatif: Gunakan jalur lingkar luar Jakarta Pusat seperti area Gatot Subroto, Rasuna Said, atau Pasarminggu/Pancoran jika hendak melintas ke wilayah timur dan selatan.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


33 views