Ternyata Ini Perbedaan Desain Grafis dan DKV yang Harus Dipahami Sebelum Daftar

Ilustrasi: Trik bagi kamu yang ingin masuk jurusan desain. (KalderaNews.com/Ist.)
Ilustrasi: Trik bagi kamu yang ingin masuk jurusan desain. (KalderaNews.com/Ist.)

JAKARTA, KalderaNews.com – Jurusan desain memang sedang naik daun dan menjadi idola. Sebab lulusan dari jurusan ini memiliki banyak peluang dan kesempatan. Lulusan dari kedua jurusan banyak dibutuhkan di berbagai lini usaha. Jurusan ini mirip, tetapi sebenarnya banyak perbedaan. Memahami perbedaan desain grafis dan DKV atau Desain Komunikasi Visual sebelum mendaftar kuliah dibutuhkan agar tidak salah jurusan.

Desain Komunikasi Visual atau sering disingkat dengan DKV merupakan jurusan yang mempelajari  cara atau metode penyampaian pesan melalui media visual atau yang dapat dilihat. Di jurusan ini kamu akan belajara cara menyampaikan komunikasi yang efektif, tetapi tidak meninggalkan aspek estetika.

BACA JUGA:

Bila DKV ini mencakup desain grafis, ilustrasi, fotografi, sinematografi, dan animasi, maka jurusan di jurusan desain grafis kita akan belajar tentang mengelola atau merancang seluah elemen grafis yang memanfaatkan prinsip desain yang dapat menghasilkan karya yang baik. Desain grafis mengajarkan tata desain agar karya desain terlihat rapi dan efektif.

Perbedaan desain grafis dan DKV cukup mudah diingat. Desain grafis merupakan bagian dari DKV. Bila DKV lebih banyak mengajarkan konsep cara penyampaian pesan secara visual, maka desain grafis lebih banyak mempelajari teknik penataan elemen desain.

Selain hal yang dipelajari, perbedaan desain grafis dan desain komunikasi visual dapat dilihat dari jenjang pendidikan. Bila desain grafis hanya tersedia di tingkat diploma 3 atau D3, maka DKV memiliki jenjang pendidikan dari D3 hingga S1.

Perbedaan desain grafis dan DKV yang berikutnya adalah bila kamu mengambil kuliah jurusan D3 desain grafis, setelah lulus kamu dapat melanjutkan ke jenjang S1 yang beragam pilihannya. Dapat melanjutkan ke Jurusan Seni Rupa misalnya atau juga jurusan DKV. Bahkan, bila kamu ingin melanjutkan ke S1 desain produk atau desain mode dan tekstil, kesempatan ini juga terbuka lebar.

Namun, bila kamu mempunyai minat yang besar untuk dunia animasi dan ingin menjadi animator film atau media iklan, kamu dapat memilih jurusan kuliah DKV.

Yang pasti, pahami dulu perbedaan kedua jurusan ini sebelum mendaftar, agar tidak merasa salah jurusan kelak ketika kuliah.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan bagi pada saudara, sahabat dan teman-temanmu!




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*