JAKARTA, KalderaNews.com – Halal bihalal Idulfitri merupakan momen paling tepat untuk silaturahmi. Termasuk ke calon mertua atau ke orangtuanya pacar. Setiap mertua pasti mendambakan menantu yang mempunyai sifat baik. Meskipun tidak ada menantu sempurna dan terkadang ada saja konflik yang menyertai hubungan mertua dan menantu.
Namun demikian, para mertua tentu tidak ingin calon menantunya bersikap kurang baik pada anaknya maupun pada mereka sendiri. Inilah lima sifat yang sangat dihindari para mertua yang harus kamu pahami.
BACA JUGA:
- Tip Bertemu Calon Mertua Saat Lebaran, Baca Ini Biar Tidak Grogi
- Bingung dengan Tata Cara Qada Puasa? Simak Penjelasan Singkat Ini
- Tip Ampuh Untuk Tetap Sehat dan Cegah Penyakit Setelah Lebaran, Agar Badan Tetap Bugar
Ego tinggi
Sifat pertama yang sangat dihindari oleh para mertua dalam memilih menantu adalah ego yang tinggi. seseorang yang egonya tinggi akan membuatsegala sesuatunya terasa sulit sebab mereka cenderung memprioritaskan dirinya terlabih dahulu bahkan pada situasi yang mungkin tidak cukup baik.
Pelit perhatian pada mertua
Mertua pasti menginginkan memiliki menantu yang dapat memperlakukan mereka dengan bak, ketika sudah resmi menikah, maka status mertua sudah selayaknya menjadi orang tua sendiri. Hal ini yang membuktikan bahwa para menantu harus memperlakukan orangtua dan mertuanya dengan sama tanpa membedakan.
Hal berbeda justru akan terjadi bila menantu memperlakukan mertua dengan kurang baik, apalagi dengan perhatian yang minim. Hal ini jelas akan menimbulkan ketidaknyamanan pada mertua yang dapat memancing konflik ‘perang dingin’.
Belum bisa menerima keluarga pacar
Menikah bukan keputusan dan tindakan yang mudah untuk diambil. Tidak jarang banyak pernikahan yang gagal sebab tidak mampu menjalin hubungan yang baik dengan pasangan dan keluarganya. Salah satu sifat menantu yang dihindari mertua adalah ketika mereka belum mampu menerima keluarga pasangan layaknya keluarga kandung sendiri. Hal ini yang membuat hubungan tidak akan terjalin dengan baik.
Pemarah
Tidak ada satu mertua pun yang ingin memiliki menantu yang pemarah. Sikap temperamen hanya dapat membuat mertua dan menantu memiliki hubungan yang buruk.
Ketika mertua justru tidak secara terduga memiliki menantu pemarah, maka setiap konflik akan berjalan dengan buruk dan satu sama lain tidak akan akur secara harmonis.
Perhitungan atau pelit
Uang dan urusannya memang selalu sensiif dan dapat menimbulkan konflik tersendiri. Hubungan mertua dan menantu bisa saja mengalami konflik karena urusan uang ini. itulah mengapa para mertua tidak mau memiliki menantu yang sikapnya perhitungan apalagi pelit. Hal ini dapat membuat para mertua mengalami kecewa dan berdampak pada hubungan yang kurang baik.
Mempunyai sifat yang buruk memang tidak akan disukai siapa saja, tidak hanya oleh calon mertua. Pada siapapun, mari tetap mempunyai sifat dan perilaku yang baik, ya!
* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.


Leave a Reply