1 Desember, Hari AIDS Sedunia, Begini Tema dan Sejarahnya




Peringatan Hari AIDS Sedunia. (ist.)
Peringatan Hari AIDS Sedunia. (ist.)

JAKARTA, KalderaNews.com – Setiap 1 Desember, warga dunia memperingati Hari AIDS Sedunia.

Peringatan internasional ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya penyakit menular HIV/AIDS.

Dilansir dari situs resmi WHO, tema Hari AIDS 2022 adalah “Equalize”. Tema ini mengajak masyarakat di seluruh dunia untuk mengatasi ketidaksetaraan yang menghambat kemajuan dalam mengakhiri HIV/AIDS.

BACA JUGA:

Tema peringatan Hari AIDS Sedunia 2022 mengadung pesan untuk membarui komitmen untuk mengakhiri HIV/AIDS di dunia. Maka, butuh upaya baru untuk mengakhiri AIDS sebagai ancaman kesehatan masyarakat di dunia.

Tema tersebut juga mengingat masyarakat dan pemerintah negara untuk memastikan bahwa setiap orang memiliki akses yang sama terhadap pencegahan, tes, pengobatan dan perawatan HIV/AIDS.

Dikutip dari situs WHO, hanya 52 persen anak penderita HIV/AIDS yang menjalani pengobatan untuk menyelamatkan jiwa.

Bila kita dapat menunjukkan kemajuan dalam mengakhiri infeksi baru di antara anak-anak dan memastikan semua menggunakan antiretroviral (ARV) yang berkualitas, maka dunia memiliki harapan yang lebih besar untuk mengakhiri AIDS di semua populasi pada tahun 2030.

Sejarah Hari AIDS

Hari AIDS Sedunia berawal pada tahun 1988. Konsep Hari AIDS Sedunia berasal dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Menteri Kesehatan Sedunia tahun 1988.

Dari pertemuan tersebut, organisasi internasional di seluruh dunia menyepakati Hari AIDS setiap tanggal 1 Desember.

Pada tahun 2005, United Nations Programme on HIV/AIDS (UNAIDS) ditunjuk sebagai pelopor kampanye Hari AIDS Sedunia. Organisasi ini bertugas untuk memilih tema tahunan Hari AIDS Sedunia 1 Desember.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan share pada saudara, sahabat dan teman-temanmu!




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*