
SEMARANG, KalderaNews.com – Kecelakaan maut karena rem blong terjadi di pertigaan exit Tol Bawen Semarang, Jawa Tengah pada Sabtu, 23 September 2023 sekitar pukul 18.15 WIB.
Peristiwa kecelakaan truk yang menabrak beberapa mobil dan sepeda motor di depannya karena mengalami rem blong itu melibatkan sejumlah kendaraan sepeda motor dan mobil.
Kasat Lantas Polres Semarang AKP Dwi Himawan belum bisa banyak memberikan informasi terkait kejadian karena masih dalam tahap evakuasi.
BACA JUGA:
- Angka Kematian Anak Gegara Kecelakaan Lalu Lintas Tinggi, Hati-hati Saat Mudik Lebaran
- Cegah Kecelakaan Beruntun di Tol, Ini 5 Inovasi LIPI
- 7 Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Siswa SD, Ini Ungkapan Kesedihan Mas Menteri Nadiem
Dari keterangan awal, 3 orang meninggal dunia dań 9 lainnya bengali luka-luka. Namun angka ini bisa bertambah karena proses evakuasi korban masih berlangsung.
Sejumlah anggota kepolisian sudah berada di lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap korban serta mengatur lalu lintas karena telah mengakibatkan macht hingga 3 kilometer.
Kecelakaan akibat rem blong bukan kali pertama. Oleh sebab itu, pada dasarnya penting untuk selalu mengecek kondisi rem.
Untuk mencegah rem mobil tidak blong, penting untuk melakukan pemeliharaan dan perawatan secara teratur pada sistem rem.
Melakukan perawatan dan pemantauan yang rutin serta mengemudi dengan hati-hati adalah kunci untuk menjaga agar sistem rem mobil tetap berfungsi dengan baik dan mencegah rem blong. Jika Anda merasa ada masalah dengan rem, segera periksakan ke bengkel yang terpercaya untuk perbaikan lebih lanjut.
Berikut beberapa tips untuk menjaga agar rem mobil tetap berfungsi dengan baik:
1). Perawatan Rutin
Lakukan perawatan rutin pada sistem rem mobil sesuai dengan panduan dalam buku panduan pemilik kendaraan. Ini termasuk pemeriksaan, penggantian kampas rem, cairan rem, dan komponen rem lainnya sesuai dengan jadwal yang ditentukan oleh produsen.
2). Jangan Membebani Kapasitas Rem
Hindari membebani kendaraan di atas kapasitas yang ditentukan oleh produsen. Overloading dapat membuat sistem rem bekerja keras dan cepat aus.
3). Hindari Pengereman Mendadak
Hindari pengereman mendadak yang dapat merusak sistem rem. Cobalah untuk mengemudi dengan tenang dan mengantisipasi situasi di depan sehingga Anda dapat mengurangi kecepatan secara bertahap.
4). Hindari Pengereman Terus-menerus
Mengemudi dalam kondisi di mana Anda harus terus-menerus mengerem (misalnya di lereng curam) dapat menyebabkan pemanasan berlebih pada rem. Jika mungkin, gunakan gigi rendah (untuk mobil manual) atau gunakan kendaraan dalam mode berkurang untuk mengurangi pemakaian rem.
5). Cek Cairan Rem
Pastikan tingkat cairan rem di tangki cairan rem berada dalam batas yang diperbolehkan. Cairan rem yang rendah atau tercemar dapat mengganggu kinerja rem.
6). Pemantauan Suhu
Jika Anda merasa bahwa rem Anda panas atau berbau, berhenti dan biarkan rem dingin sebelum melanjutkan perjalanan. Pemanasan berlebih dapat mengurangi efektivitas rem.
7). Pemeriksaan Berkala
Lakukan pemeriksaan rem secara berkala oleh mekanik berpengalaman. Mereka dapat mendeteksi potensi masalah dan mengatasi mereka sebelum menjadi masalah besar.
8). Gunakan Rem Tangan
Saat parkir, pastikan untuk menggunakan rem tangan agar beban tidak terlalu berat pada sistem rem utama.
9). Jaga Jarak Aman
Selalu jaga jarak aman dengan kendaraan di depan untuk menghindari pengereman mendadak.
10). Gunakan Sistem Rem dengan Anti-Lock (ABS) dengan Benar
Jika mobil Anda dilengkapi dengan sistem rem anti-lock (ABS), pelajari cara menggunakannya dengan benar. ABS dapat membantu mencegah terkunci saat pengereman mendadak.
11). Pengemudi Bertanggung Jawab
Selalu menjadi pengemudi yang bertanggung jawab dan waspada. Ini adalah faktor kunci dalam menjaga sistem rem berfungsi sebagaimana mestinya.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com


Leave a Reply