
BOJONEGORO, KalderaNews.com – Himpunan Mahasiswa Kimia (Himaki) Universitas Bojonegoro (Unigoro) menggelar diskusi berkaitan dengan teknologi carbon capture.
Adapun diskusi yang dilakukan oleh Himaki Unigoro itu bertajuk Focus Room With Himaki Cadmium (Fransium) dengan mengangkat tema Efektivitas dan Realitas Janji dari Teknologi Penangkap Karbon (Carbon Capture).
BACA JUGA:
- Diskusi UWM: Pertumbuhan Ekonomi Dipengaruhi Politik 2024
- Ratusan Guru Penggerak Diskusikan Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal
- 60 Mahasiswa Fisipol UMA Diskusi Ilmu Pemerintahan Bersama Anggota DPRD Medan
Acara tersebut berlangsung di Perpustakaan Unigoro dengan menghadirkan Erwanto, M.Si., selaku dosen prodi kimia sebagai pemateri diskusi.
Coordinator Fransium, Marta Citra Nursaida, menjelaskan, forum diskusi Fransium diadakan dua bulan sekali.
Diskusi untuk menambah wawasan mahasiswa
Tujuannya adalah menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menambah wawasan sekaligus menjadi medium berpendapat bagi mahasiswa dalam mengkritisi suatu fenomena yang berkaitan dengan ilmu kimia.
“Kali ini kita mengangkat topik tentang teknologi carbon capture karena gas karbon dioksida selain menjadi polusi udara juga menyebabkan perubahan iklim. Karena dapat menimbulkan efek rumah kaca atau global warming. Jika tidak diatasi, maka kondisi alam sekitar juga akan semakin memburuk. Jadi perlu adanya teknologi untuk menangkal dampak negatif tersebut. Yakni dengan teknologi carbon capture,” jelasnya.
Mahasiswi semester tiga prodi kimia ini menerangkan, ada tiga konsep carbon capture yang disampaikan oleh Erwanto.
Pertama, penangkapan CO2 yang dihasilkan oleh pembangkit listrik atau pabrik.
Kedua, pengangkutan CO2 ke tempat penyimpanan.
Ketiga, penyimpanan permanen CO2 dengan cara disuntikkan jauh ke bawah tanah atau diubah menjadi karbonat inert yang diisolasi dari atmosfer.
“Pertamina antusias meriset teknologi ini dan sudah mulai diterapkan. Selain itu ada banyak negara lain yang menerapkan teknologi carbon capture,” terangnya.
Himaki Universitas Bojonegoro pun berencana menggelar diskusi Fransium berikutnya pada April mendatang. Marta mengatakan, mahasiswa dari berbagai prodi dipersilakan untuk mengikuti forum diskusi tersebut.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com


Leave a Reply