
JAKARTA, KalderaNews.com – Sabtu (30/8) pagi kawasan Kwitang, Jakarta Pusat masih ada denyut aksi demo. Sekelompok massa yang datang dari arah Senen mulai menyalakan api di sekitar Markas Komando (Mako) Brimob di Kwitang.
Massa, yang mayoritas adalah remaja, datang dari arah Flyover Senen. Mereka terlihat berangkulan sambil membawa sejumlah atribut, termasuk bendera Merah Putih, diiringi lagu “Indonesia Pusaka” yang berkumandang.
Namun, langkah mereka terhenti di Jalan Kramat Kwitang karena dihadang oleh barikade yang terpasang melintang. Sisa-sisa gas air mata dari kericuhan sebelumnya masih terasa kuat di udara, menyebabkan sensasi sesak napas, mata perih, dan wajah terasa terbakar.
BACA JUGA:
- Apa itu ACAB dan 1312? Istilah yang Sedang Tren di Media Sosial karena Demo DPR
- Inilah Identitas Lengkap Korban Tewas di Gedung DPRD Makassar yang Dibakar Massa Pendemo
- Inilah Dampak Nyata Demo 29 Agustus 2025
Sejumlah personel tentara juga terlihat bersiaga di sekitar Mako Brimob hingga Tugu Tani, menambah ketatnya pengamanan di area tersebut.
Mereka membakar sampah, kayu, dan ban bekas, menciptakan kepulan asap hitam pekat yang menambah mencekam suasana.

Massa ini diketahui sudah bertahan sejak Jumat (29/8) kemarin, menyusul kericuhan yang pecah sehari sebelumnya.
Api berkobar di ruas jalan saat massa melancarkan aksinya. Sesekali, terdengar suara petasan yang ditembakkan ke arah aparat yang berjaga di depan gerbang markas.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply