Profil Pendidikan Mirwan MS, Bupati Aceh Selatan yang Viral Pergi Umrah di Tengah Bencana Banjir

Bupati Aceh Selatan Mirwan MS saat menunaikan ibadah umroh ditengah bencana yang melanda Aceh (KalderaNews/Tangkapan kayar Instagram)
Sharing for Empowerment

ACEH SELATAN, KalderaNews.com- Berikut profil pendidikan Mirwan MS, Bupati Aceh Selatan yang saat ini tengah viral menjadi perbincangan nasional.

Hal ini lantaran keberangkatannya ke tanah suci untuk melaksanakan ibadah umrah bersama istri, ketika wilayah yang dipimpinnya sedang dilanda banjir besar.

Keputusan tersebut memicu respons publik, terutama karena Aceh Selatan sedang berada dalam status darurat bencana akibat kerusakan infrastruktur, terputusnya akses transportasi, serta lumpuhnya sejumlah layanan publik.

BACA JUGA:

Profil Pendidikan Mirwan MS

Mirwan MS dilantik sebagai Bupati Aceh Selatan pada 17 Februari 2025. Lahir pada 9 Maret 1975 di Peulumat, Kecamatan Labuhanhaji Timur, sosok ini menempuh pendidikan dasar di SDN 1 Peulumat.

Ia kemudian melanjutkan ke SMP Labuhanhaji Timur, dan menyelesaikan tingkat menengah di STMN 1 Banda Aceh.

Setelah itu, ia meraih gelar Sarjana Ekonomi dari STIE ISM dan menuntaskan pendidikan Magister Sosial di Universitas Nasional.

Sebelum terjun ke dunia politik, Mirwan dikenal sebagai pengusaha yang berhasil membangun karier dan jaringan di Aceh Selatan.

Dalam kontestasi Pilkada 2024, Mirwan akhirnya berhasil memenangkan pemilihan kepala daerah setelah sebelumnya kalah pada periode 2018–2023.

Ia meraih 36,32 persen suara sah dan berpasangan dengan wakilnya, Baital Mukadis. Selain menjabat sebagai bupati, Mirwan juga memegang posisi sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Aceh Selatan.

Pengalaman organisasi dan latar belakang sosial-ekonomi membentuk citranya sebagai figur publik yang aktif terlibat dalam kegiatan kemasyarakatan.

Kontroversi Bupati Aceh Selatan Berangkat Umroh

Kontroversi Mirwan MS bermula pada tanggal 2 Desember 2025, ketika Mirwan berangkat umrah pada saat banjir masih terjadi di 11 kecamatan.

Foto keberangkatannya yang beredar di media sosial memunculkan kritik karena dianggap tidak selaras dengan situasi warga yang membutuhkan kehadiran pemimpin daerah. Informasi mengenai perjalanannya tersiar melalui unggahan akun agen perjalanan, lalu dengan cepat viral.

Menanggapi kritik tersebut, Mirwan memberikan penjelasan lewat media sosial dengan menyatakan bahwa ia sudah meninjau lokasi banjir sebelum berangkat dan menilai kondisi di lapangan mulai membaik. Ia menuliskan,

 “Alhamdulillah, empat hari lalu saya turun langsung ke lokasi banjir di Trumon. Keadaan sudah lebih baik dan tidak separah daerah lain. Semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT”.

Mirwan juga menyebut keberangkatannya bertepatan dengan ulang tahun istrinya, yang menjadi alasan pribadi di balik agenda umrah.

Namun demikian, situasi banjir di Aceh Selatan tetap dinilai serius. Pemerintah kabupaten telah mengajukan surat ketidaksanggupan menangani bencana tanpa dukungan provinsi.

Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah, Diva Samudera Putra, menyampaikan bahwa surat tersebut merupakan syarat formal agar status darurat bencana dapat ditetapkan dan penanganan dapat dilakukan lebih cepat melalui koordinasi lintas lembaga.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*