
Pelaksanaan TKA jenjang SMP berjalan lancar dengan semangat “Jujur dan Gembira”. Simak testimoni siswa dari Papua hingga Cimahi!
JAKARTA, KalderaNews.com – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP yang berlangsung selama sepekan terakhir sukses menciptakan atmosfer positif di dunia pendidikan.
Mengusung tagline “Jujur dan Gembira”, asesmen ini tidak lagi dianggap sebagai momok yang menakutkan bagi siswa, melainkan sarana evaluasi yang menyenangkan dan penuh percaya diri.
BACA JUGA:
- Nilai Matematika TKA SMP 2026 Jeblok, Ini Dalih Menteri
- Waduh! 13 Pelanggaran TKA SMP Terungkap, Mayoritas Dilakukan Pengawas
- Cek di Sini! Daftar Mata Pelajaran TKA SMP dan Kisi-kisi Materinya
Dari Papua hingga Jawa Barat, para peserta didik menunjukkan kesiapan mental dan akademik yang luar biasa dalam menghadapi tantangan ujian ini.
Testimoni Siswa: Gugup di Awal, Lancar di Akhir
Salah satu kunci kesuksesan TKA kali ini adalah persiapan materi yang matang di tingkat sekolah. Di SMP Negeri 1 Sentani, Papua, sebanyak 296 peserta hadir dengan tingkat kehadiran 100 persen. Gloria El A.K. Joteni, salah satu siswi peserta, mengaku sempat merasa tegang sebelum layar komputer menyala.
“Awalnya sedikit gugup, tapi setelah dikerjakan ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. Kami sudah rutin latihan soal dan pendalaman materi sebelumnya,” ungkap Gloria dengan lega.
Sentimen serupa datang dari Jakarta. Arya Dwi Putra, siswa kelas IX di SMP Negeri 239 Jakarta, memandang TKA sebagai barometer kemampuan diri.
Baginya, tes ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan cara untuk mengetahui sejauh mana ia memahami pelajaran selama di bangku sekolah.
Teknologi dan Relevansi Materi Jadi Kunci
Selain kesiapan mental, relevansi soal menjadi faktor penting mengapa siswa merasa nyaman. Jihan, siswa lainnya dari Jakarta, menyebutkan bahwa soal-soal TKA masih sangat selaras dengan kurikulum yang mereka pelajari setiap hari.
Selain itu, penggunaan metode ujian daring mendorong siswa untuk lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi.
Di Kota Cimahi, Jawa Barat, pelaksanaan TKA juga berjalan tertib. Berikut adalah beberapa poin utama pelaksanaan di wilayah tersebut:
- Tingkat Kehadiran: Mendekati 100% di berbagai satuan pendidikan.
- Metode: Pelaksanaan secara daring penuh untuk sekolah umum.
- Inklusivitas: Penyesuaian metode semi-daring untuk jenjang SLB guna mengakomodasi kebutuhan khusus peserta didik.
Dukungan Teknis: Kehadiran proktor, teknisi, dan pengawas memastikan ujian berjalan tanpa kendala teknis berarti.
Rayhan, siswa SMPN 4 Cimahi, memberikan tips sederhana bagi rekan-rekannya: “Soalnya mudah, asalkan kita membaca dengan teliti dan tidak terburu-buru.”
Lebih dari Sekadar Pengukuran Capaian Belajar
Ketenangan dan rasa percaya diri yang ditunjukkan oleh para siswa di seluruh Indonesia memberikan sinyal positif bagi masa depan pendidikan nasional.
TKA telah bertransformasi dari sekadar alat ukur capaian belajar menjadi pengalaman konstruktif yang memotivasi siswa untuk terus belajar.
Dengan berakhirnya masa ujian pekan ini, harapan besar tertumpu pada hasil yang objektif untuk membantu siswa menempuh jenjang pendidikan selanjutnya dengan fondasi akademik yang lebih kuat.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply