Fathimah, Wakil Ketua BEM UI Jadi Korban Pelecehan Verbal Warganet

Sosok Fatimah Azzahra ramai dibicarakan setelah mengkritisi program MBG. Ia merupakan Wakil Ketua BEM UI 2026 dan mahasiswi FKUI.
Sharing for Empowerment

Fathimah Azzahra, Wakil Ketua BEM UI, menjadi korban komentar seksis di media sosial. Pelaku akhirnya meminta maaf usai tuai kecaman publik.

JAKARTA, KalderaNews.comโ€“ Wakil Ketua BEM UI, Fathimah Azzahra, tengah menjadi sorotan publik setelah diduga menjadi korban pelecehan verbal yang dilakukan sejumlah warganet melalui media sosial.

Kasus ini ramai diperbincangkan usai tangkapan layar komentar bernada seksis terhadap dirinya beredar luas di platform X. Peristiwa tersebut pertama kali ramai setelah akun X @sisterindanger mengunggah sebuah cuitan pada 18 Juni 2026.

Dalam unggahan itu, akun tersebut menyoroti komentar-komentar yang dinilai merendahkan dan melecehkan Fathimah.

“Fathimah Azzahra, Wakil Ketua BEM UI, Fakultas Kedokteran UI, perempuan mdua, cerdas, kritis, berani. Bro seksis misoginis bgst,” tulis akun tersebut.

Unggahan itu menampilkan tangkapan layar foto Fathimah yang kemudian dibanjiri komentar bernada seksis dari sejumlah akun.

BACA JUGA:

Awal mula Fathimah jadi korban pelecehan verbal warganet

Beberapa komentar bahkan mengandung unsur objektifikasi terhadap sosok mahasiswi Fakultas Kedokteran UI tersebut.

“200 k bisa itu,” ujar akun @gr panda ldr.

“150 aja udah seharian itu,” tulis akun @remain1403.

“150 bang ini mah,” tandas akun @jasfira store97.

Komentar-komentar tersebut kemudian menuai kecaman dari banyak pengguna media sosial. Salah satu akun yang menjadi sorotan adalah @jasfirastore97.

Setelah identitas akun tersebut ramai diperbincangkan, sejumlah warganet diketahui menghubungi pemilik akun melalui pesan langsung (DM) untuk menegur tindakannya.

Respons pelaku tuai kemarahan warganet

Namun, respons yang diberikan justru semakin memancing kemarahan publik. Saat dikonfrontasi, pemilik akun tersebut mengaku tidak merasa telah melakukan pelecehan.

“Lah terus harus gimana mas. Kalau ngeleccehin mah ngomong kotor mas,” jelasnya.

Tanggapan tersebut semakin memperbesar gelombang kritik dari warganet. Banyak yang menilai pemilik akun tidak memahami bahwa komentar yang ditulisnya termasuk bentuk pelecehan verbal dan objektifikasi terhadap perempuan.

Di tengah derasnya kritik, pemilik akun @jasfirastore97 akhirnya mengunggah video permintaan maaf yang kemudian beredar di media sosial.

Dalam video yang dibagikan ulang akun X @yappingfess pada Jumat, 19 Juni 2026, ia menyampaikan permintaan maaf kepada Fathimah maupun masyarakat luas.

Pelaku akhirnya mengaku salah

“Hari ini saya mau minta maaf kepada wakil ketua BEM yang namanya Fathimah Azzahra. Saya tidak tahu menahu, itu karena kelancangan saya komen seperti itu. Sekali lagi saya mau minta maaf kepada Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra,” kata pemilik akun jasfirastore97.

Meski telah menyampaikan permintaan maaf, respons publik belum mereda. Kolom komentar berbagai unggahan terkait kasus tersebut masih dipenuhi kritik dan sindiran dari warganet.

Sejumlah komentar yang ramai mendapat perhatian antara lain:

“Sholat Jumat dulu, baru buat video permintaan maaf,” tulis akun park_woo90210.

“Makanya kl miskin itu jgan banyak rasan๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚ fokus aja cari fulus,” komentar akun pribadi_ip_.

“dikira alasan orang susah dipake pas tabrakan motor mobil doank ๐Ÿ˜‚ ternyata bisa juga buat otak cabul ๐Ÿ˜‚,” tulis akun jalankedua

“kayak gini modelan yg komen2 di tiktok ๐Ÿ˜‚,” ujar akun bangawe76.

“Hidup itu walaupun tidak punya harta banyak, setidak nya punya ADAB,” komentar akun putra_betawi_fc_tangsel.

“Harus dikasih pelajaran dengan proses hukum agar gak sembarang ngucap,” tulis akun laz.hitz.

Sementara akun lainnya menuliskan komentar singkat, “kutukupret kata bang tukul๐Ÿ˜‚”.

Kasus ini pun kembali memunculkan diskusi publik mengenai pentingnya etika bermedia sosial, penghormatan terhadap perempuan di ruang digital, serta kesadaran bahwa komentar bernada seksis dan objektifikasi dapat dikategorikan sebagai bentuk pelecehan verbal yang berdampak pada korban.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*