8 Fenomena Langit September 2026 yang Bisa Diamati, Ada Harvest Moon!

Fenomena Harvest Moon
Ilustrasi: Fenomena Harvest Moon
Sharing for Empowerment

September 2026 akan dihiasi berbagai fenomena astronomi menarik, mulai dari konjungsi Bulan dan planet hingga Harvest Moon.

JAKARTA, KalderaNews.com– September 2026 akan menghadirkan sejumlah fenomena astronomi yang menarik untuk diamati. Beberapa di antaranya melibatkan Bulan dan planet, sementara fenomena lain seperti ekuinoks dan Harvest Moon juga akan menghiasi bulan ini.

Bagi penggemar astronomi dan pengamat langit, berbagai fenomena tersebut tentu sayang untuk dilewatkan. Maka dari itu, penting untuk mengetahui jadwalnya agar bisa menentukan waktu terbaik untuk melakukan pengamatan.

BACA JUGA:

8 Fenomena Langit September 2026

Mengacu pada informasi Time and Date, setidaknya terdapat sejumlah fenomena langit yang dapat diamati sepanjang September 2026. Berikut daftar dan jadwalnya.

1. Konjungsi Bulan dan Mars

Fenomena langit pertama akan berlangsung pada 6 September 2026. Pada waktu tersebut, Bulan sabit akan terlihat seolah berada berdekatan dengan planet Mars di kawasan rasi bintang Gemini.

Peristiwa ketika dua atau lebih benda langit tampak berdekatan dari sudut pandang pengamat di Bumi ini dikenal sebagai konjungsi Bulan-Mars.

2. Okultasi Bulan-Jupiter

Selanjutnya, pada 8 September 2026, akan terjadi okultasi Bulan-Jupiter. Dalam fenomena ini, Bulan bergerak melintas di depan Jupiter sehingga untuk wilayah tertentu, Jupiter seolah tertutup oleh Bulan.

Fenomena tersebut dapat diamati dari beberapa wilayah di Bumi, termasuk bagian timur Rusia. Sementara itu, dari sejumlah wilayah lainnya, Bulan dan Jupiter akan terlihat berdekatan di langit menjelang Matahari terbit.

3. Okultasi Bulan-Venus

Fenomena serupa juga terjadi pada 14 September 2026, ketika Bulan melintas di depan Venus. Okultasi Bulan-Venus diperkirakan dapat diamati dari beberapa wilayah, salah satunya Malaysia. Bagi pengamat di wilayah lain, Bulan dan Venus kemungkinan hanya akan terlihat berdekatan di langit.

4. Ekuinoks September

Pada 23 September 2026, Bumi akan mengalami ekuinoks September. Peristiwa ini menandai dimulainya musim gugur di Belahan Bumi Utara dan musim semi di Belahan Bumi Selatan.

Saat ekuinoks berlangsung, Matahari berada sedemikian rupa sehingga kedua belahan Bumi menerima pencahayaan yang relatif merata. Kondisi tersebut membuat durasi siang dan malam di berbagai wilayah menjadi kurang lebih sama.

5. Harvest Moon

Salah satu fenomena yang paling dinantikan adalah Harvest Moon yang diperkirakan terjadi pada 26 September 2026.

Harvest Moon merupakan sebutan populer untuk Bulan purnama yang waktunya paling dekat dengan ekuinoks musim gugur. Nama tersebut memiliki kaitan dengan tradisi masyarakat Eropa pada masa lalu.

Cahaya Bulan purnama dipercaya membantu para petani bekerja hingga malam hari untuk menyelesaikan proses panen. Menariknya, istilah Harvest Moon kini juga sangat dikenal karena digunakan sebagai nama gim populer.

6. Konjungsi Bulan-Saturnus

Berikutnya, pada 27 September 2026, Bulan akan tampak berdekatan dengan Saturnus di langit malam. Fenomena tersebut merupakan konjungsi Bulan-Saturnus. Meski kedua benda langit sebenarnya berada pada jarak yang sangat jauh satu sama lain, dari perspektif pengamat di Bumi keduanya dapat terlihat berdekatan.

7. Konstelasi Cassiopeia

Selain fenomena yang memiliki tanggal tertentu, rasi bintang Cassiopeia juga menjadi salah satu objek menarik untuk diamati sepanjang September.

Cassiopeia merupakan salah satu konstelasi yang cukup mudah dikenali karena bentuk bintangnya menyerupai huruf W atau M, tergantung posisi pengamatannya di langit.

Bagi sebagian orang, nama Cassiopeia mungkin juga familiar karena digunakan sebagai nama fandom salah satu grup K-Pop. Namun, dalam astronomi, Cassiopeia merupakan nama sebuah rasi bintang.

8. Aurora

Fenomena lain yang berpotensi muncul sepanjang September adalah aurora. Beberapa negara yang berada di wilayah tertentu dapat menjadi lokasi pengamatan fenomena cahaya alami di langit tersebut.

Kemunculan aurora berkaitan dengan aktivitas Matahari dan interaksinya dengan medan magnet serta atmosfer Bumi. Periode di sekitar ekuinoks juga dikenal sebagai salah satu waktu ketika peluang terjadinya aurora dapat meningkat.

Itulah daftar fenomena langit bulan September 2026. Jangan lupa mencatat tanggalnya agar tidak melewatkan momen-momen astronomi tersebut.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


53 views