Inilah Perbedaan Agribisnis dan Agroteknologi yang Harus Diketahui Oleh Calon Mahasiswa




Ilustrasi Pertanian Modern. (KalderaNews.com/ Foto.Ist)
Ilustrasi Pertanian Modern. (KalderaNews.com/ Foto.Ist)

JAKARTA, KalderaNews.com – Memilih jurusan kuliah memang tampak gampang-gampang susah. Namun, bukan berarti kita bisa asal-asalan melakukannya. Memilih jurusan kuliah seharusnya memang telah disesuaikan dengan cita-cita yang ingin diraih di masa depan.

Ada beragam alasan orang memilih jurusan kuliah. Ada yang karena ikut-ikutan teman, ada juga karena faktor jurusan tersebut sepi peminat sehingga mudah untuk tes masuknya, ada juga yang memilih jurusan karena hobi.

BACA JUGA:

Dari semua alasan tersebut, baiknya emang memilih jurusan kuliah itu harus sesuai dengan bakat dan minat. Salah satunya bila kamu berminat dengan urusan bercocok tanam, kamu dapat memilih bidang pertanian atau agriculture.

Dalam bidang pertanian sendiri ada banyak jurusan yang harus diketahui. Mengetahui jurusan pertanian secara benar akan menghindarkan kamu dari permasalahan salah memilih jurusan kuliah yang banyak terjadi di sekitar kita.

Bila kamu masih kebingungan dengan perbedaan agribisnis dan agroteknologi, simak terus penjelasan berikut ini

Perbedaan sektor

Kedua jurusan ini mempelajari sektor yang berbeda. Bila agribisnis mempelajari sektor hulu hingga hilir, sedangkan agroteknologi fokus di sektor hulu. Sektor hulu merupakan sektor yang berperan di on-farm atau proses produksi saat di sawah atau di lading. Sedangkan sektor hilir merupakan sektor  yang berperan di off-farm atau proses pengolahan dan pemasaran hasil pertanian.

Agribinis belajar bisnis dan ekonomi pertanian

Jurusan ini akan banyak belajar tentang ekonom, yang tentunya berkaitan dengan dunia pertanian. Selain mempelajari tentang faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran produk pertanian, mahasiswa jurusan ini juga menghitung biaya yang digunakan untuk memulai usaha dalam bidang pertanian, baik itu untuk alat mesin pertanian ataupuun untuk sarana produksi seperti benih, pupuk, dan lain-lain.

Agroteknologi belajar teknologi pada produksi pertanian

Mahasiswa jurusan ini akan mengeksplor tekni ataupun teknologi bari di dalam dunia pertanian. Jurusan ini akan banyak belajar tentang cara budidaya tanaman baik itu budidaya tanaman perkebunan, tanaman pakan, dan juga tanaman hidroponik.

Tidak hanya itu, mereka juga aka banyak belajar mengenai pemuliaan tanaman, yakni salah satu cara untuk menyilangkan tanaman satu dengan yang lainnya.

Agribisnis belajar manajemen keuangan dan akuntansi

Jangan kaget bila kelak kamu kuliah di jurusan agribisnis kamu mendapat mata kuliah manajemen keuangan dan akuntansi. Hal ini bertujuan agar lulusan agribisnis dapat membantu petani membuat laporan keuangan untuk usahanya sehingga seluruh pengeluaran dan pemasukannya lebih tertata rapi.

Prospek kerja

Meskipun sekilas terlihat sama, tetapi perbedaan yang jelas antara jurusan agribisnis dan agroteknologi. Bila lulusa agribisnis dapat bekerja sebagai konsultan agribisnis, manajer pemasaran, manajer keuangan, dan juga bekerja di bank. Sedangkan lulusan agroteknologi dapat bekerja sebagai konsultan sektor pertanian, peneiti di LIPI, dosen, pengusaha pembibitan atau bekerja di perkebunan baik negeri ataupun swasta, serta di industri pupuk.

Itulah perbedaan antara jurusan agribisnis dan agroteknologi yang harus diketahui calon mahasiswa sebelum mendaftar ke jurusan bidang pertanian. Apapun jurusan yang kamu pilih, pastikan kamu merasa nyaman dengan jurusan pilihanmu tersebut, agar kelak tidak ada penyesalan dan kamu tetap semangat kuliah hingga lulus.

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*